
World Cleanup Day Indonesia.
JawaPos.com - World Cleanup Day yang jatuh pada bulan September ini menjadi momentum untuk melakukan perubahan perilaku sehari-hari. Harapannya, masyarakat bisa melakukan aksi nyata untuk menjaga bumi agar lebih bersih.
Salah satu yang aktif dalam World Cleanup Day ini adalah OCS Group Indonesia. Perusahaan yang memiliki fokus khusus terhadap lingkungan yang bersih dan higienis ini menggandeng World Cleanup Day Indonesia.
World Cleanup Day merupakan gerakan global bersih-bersih sampah yang dilakukan serentak setiap minggu ketiga di bulan September. Sejak sukses diluncurkan di Indonesia pada 2018, kegiatan cleanup ini telah memberikan kontribusi signifikan.
Kolaborasi OCS Group Indonesia dan WCD melibatkan 50 peserta. Mereka adalah karyawan OCS, perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Depok, dan relawan dari warga sekitar.
Kegiatan ini berlangsung di sekitar hulu Sungai Ciliwung yang berada di dalam area Taman Edukasi dan Konservasi Ciliwung, Depok, Jawa Barat. Dalam satu hari saja, sebanyak lebih dari 360 kilogram sampah berhasil dikumpulkan. Kemudian sampah tersebut akan diproses menjadi materi produk daur ulang.
ESG Programme Leader OCS Group Indonesia Ricardo Purba mengatakan bahwa aksi bersih-bersih di World Cleanup Day memang sejalan dengan komitmen pihaknya yakni ESG (Economy, Social, and Governance).
"Inisiasi ini bertujuan melebihi dari sebatas membangun kesadaran akan pentingnya lingkungan yang bersih. Kami mendorong masyarakat agar secara perlahan tapi pasti mampu mengubah perilaku mereka terhadap sampah," kata Ricardo.
Ricardo yang juga merupakan Key Account and Service Excellence Director menambahkan bahwa pihaknya juga melakukan waste management. Tujuannya adalah memastikan bahwa sampah yang terkumpul akan diproses lebih lanjut dan tidak akan berakhir di tempat pembuangan sampah seperti TPS ataupun TPA.
Leader World Cleanup Day Indonesia Andy Bahari mengemukakan optimismenya. Dia mengatakan pihaknya menaruh harapan besar kepada OCS Group Indonesia. Dia yakin bahwa kolaborasi ini dapat menciptakan dampak yang berarti. "Yakni mampu mengubah peserta kegiatan cleanup menjadi agen perubahan baik itu bagi perusahaan maupun masyarakat luas,” ucap Andy.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
