
Salah satu spot hasil revitalisasi TMII oleh Kementerian PUPR.
JawaPos.com–Bersama PT Bhumi Visatanda (PT Bhiva) selaku pengelola TMII, InJourney menghadirkan wajah baru Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dengan sejumlah atraksi dan wahana baru. Pembukaan kembali TMII itu merupakan hasil dari revitalisasi besar-besaran yang dilakukan berkolaborasi dengan Kementerian PUPR sejak diresmikannya TMII pada 1975.
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono mengatakan, konsep pengelolaan TMII berubah total dan sangat kekinian. Yakni mencakup green, smart, culture, dan inclusive.
”Wajah baru TMII sudah siap diperkenalkan ke masyarakat sebagai ikon wisata kultural dan saran edukasi keragaman budaya Indonesia yang begitu kaya dan tak ada habisnya untuk dijelajahi,” papar Maya Watono.
”Keberadaan TMII dengan konsep ini dapat diterima seluruh masyarakat agar TMII dan menjadi destinasi kebanggaan Indonesia. TMII melakukan improvement dan beautifikasi di beberapa aspek untuk meningkatkan kualitas layanan dan juga daya tarik berupa atraksi yang bisa dinikmati pengunjung di TMII secara inklusif,” terang Maya.
Direktur Pemasaran Pelayanan & Pengembangan Usaha TWC Hetty Herawati menambahkan, 4 (empat) pilar pengembangan TMII mengusung pilar green. Yakni dengan menghadirkan destinasi wisata yang ramah lingkungan dan menghadirkan area hijau yang lebih luas yakni 70 persen taman dan 30 persen bangunan.
”TMII juga menerapkan green zone, sehingga kendaraan beremisi hanya diperbolehkan sampai area parkir dan pengunjung dapat berkeliling dengan angkutan berbasis listrik yang telah disediakan,” ujar Hetty.
Hetty menjelaskan, dengan pilar smart, TMII menjadi destinasi wisata yang fokus pada pengembangan dan implementasi platform digital, sebagai representasi Indonesia masa depan. Pilar culture, TMII menjadi destinasi wisata yang mempresentasikan ragam budaya Indonesia.
”Kita optimalisasi kegiatan seni budaya dan ragam atraksi di panggung-panggung terbuka atau open space, sehingga pengunjung berkesempatan untuk menyaksikan pergelaran seni dan budaya serta terlibat dan menjadi bagian dari budaya itu sendiri,” papar Hetty Herawati.
Sedangkan pilar inclusive, lanjut dia, berarti TMII hadir sebagai destinasi wisata yang terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat yang saling bertoleransi dan menghargai budaya. TMII juga tetap menjadi destinasi wisata dengan harga tiket yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Usai revitalisasi, TMII menghadirkan berbagai atraksi dan wahana baru yang siap menyambut wisatawan. Salah satu yang menjadi andalan ialah Danau Archipelago. Lokasi itu dijadikan ikon utama TMII yang dilengkapi dengan atraksi air mancur atau Dancing Fountain Show dengan tema cerita rakyat Indonesia. Dancing Fountain Show itu dapat dinikmati wisatawan yang berkunjung ke TMII.
Terdapat juga Jagat Satwa Nusantara yang merupakan penegasan konsep taman satwa yang telah selesai direvitalisasi atas ketiga wahana satwa. Yakni Taman Burung, Museum Komodo, Dunia Air Tawar & Serangga. Taman wisata itu telah mengalami revitalisasi dan siap untuk menjadi destinasi unggulan bagi penggemar satwa, pencinta alam, dan mereka yang ingin mendapatkan edukasi mengenai keanekaragaman hayati Indonesia.
Tidak hanya menyuguhkan atraksi dan wahana baru, berbagai fasilitas juga telah dilengkapi dan dipercantik yakni kereta gantung yang kini terdapat 81 kabin dengan tiga stasiun. Dengan kereta gantung tersebut, pengunjung dapat melihat keindahan bentang alam Indonesia dari Sabang hingga Merauke dari udara.
”TMII tidak sekadar destinasi wisata, akan tetapi juga merupakan sarana edukasi yang memperkenalkan keragaman dan kekayaan budaya Indonesia. TMII akan menampilkan keseruan tentang cerita Indonesia yang tiada habisnya,” ungkap Direktur Utama PT Bhiva Claudia Ingkiriwang.
Dia berharap dengan konsep baru yang diusung, jumlah pengunjung diharapkan dapat terus meningkat.
”Tahun ini, jumlah pengunjung TMII ditargetkan bisa mencapai 6 juta pengunjung atau rata-rata 16.000 pengunjung setiap hari,” terang Claudia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
