Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 04.35 WIB

Rifki Azis Terduga Pelaku Pembunuhan Ibunya Sendiri di Depok Dikenal Pendiam dan Tak Suka Bersosialisasi

TKP ditemukannya satu keluarga yang ditemukan bersimbah darah di Tepos, Depok, Jawa Barat, Jumat (11/8). (Takzia Royyan/ JawaPos.com) - Image

TKP ditemukannya satu keluarga yang ditemukan bersimbah darah di Tepos, Depok, Jawa Barat, Jumat (11/8). (Takzia Royyan/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Rifki Azis Ramadhan, 22, terduga pelaku pembunuhan terhadap ibunya sendiri, Sri Widiastuti, 43, disebut memiliki kepribadian yang pendiam dan jarang bersosialisasi. Hal itu bertolak belakang dengan Bakti Ajis Munir, 48, yang justru dikenal suka bersosialisasi.

"Pak Munirnya aja yang sering berbaur. Anaknya jarang kelihatan," kata Ketua RT 03 RW 08 Sukamaju Baru Udi Rusiana saat ditemui JawaPos.com di lokasi kejadian, Jumat (11/8).
 
Dalam kegiatan-kegiatan di daerah sekitar ataupun nongkrong dengan karang taruna pun, kata Udi, Rifki jarang mengikutinya.
 
"Di Karang Taruna juga nggak ikut kumpul dia. Karang Taruna gak kumpul," ucapnya.
 
 
Senada dengan hal itu, Rosyid, 32, salah satu pegawai pabrik milik Munir, mengatakan bahwa terduga pelaku memang cenderung pendiam.
 
"Ya dibilang pendiam, iya. Susah ditebak orangnya. Kalau diajak ngobrol aja. Ditanya jawab, kalau gak ditanya ya udah," pungkasnya.
 
Sebelumnya, satu keluarga di Sukamaju Baru, Tapos, Depok, bersimbah darah di rumah. Seorang ibu bernama Sri Widiastuti 43, tewas. Sementara sang ayah bernama Bakti Ajis Munir, 48, dan anaknya bernama Rifki Azis Ramadhan, 22, mengalami luka-luka.
 
Kapolsek Cimanggis Kompol Arief Budiharso menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, pihaknya menerima informasi dari warga adanya mayat seorang perempuan di rumah tersebut.
 
"Tadi ada laporan dari masyarakat terkait dugaan penganiayaan atau ditemukan mayat seorang perempuan dalam rumah ini," ujarnya kepada wartawan, Kamis (10/8).
 
"Kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk sementara (pelaku) mengarah ke anaknya," imbuh Arief.
 
 
Menurut penuturan warga, ia mengatakan mendengar ada teriakan-teriakan dalam rumah satu keluarga yang ditemukan bersimbah darah itu. 
 
"Kemudian warga mencoba masuk. Ketika di dalam, ternyata kondisi kamar dalam keadaan terkunci hingga akhirnya didobrak pintunya," kata Arief. 
 
Setelah itu, warga melihat ayah dan anaknya sedang berada di dalam kamar dengan kondisi sudah terluka dan berlumuran darah. Kemudian, dua korban langsung dievakuasi.
 
Selanjutnya, warga terus menelusuri rumah tersebut dan menemukan sang ibu sudah dalam kondisi meninggal dunia. 
 
"Setelah itu warga mengecek ke belakang dan ditemukan seorang perempuan, yaitu istrinya dari yang punya rumah tersebut," pungkas Arief.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore