Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Maret 2020 | 04.51 WIB

Sempat Jual Masker Rp 300 Ribu, Begini Klarifikasi Perumda Pasar Jaya

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengklarifikasi ihwal kabar Pemprov DKI Jakarta menjual masker seharga Rp 300 ribu per boks. Dia menyebut harga itu dipengaruhi oleh harga masker saat PD Pasar Jaya mendapat barang dari distributor.

"Sebenernya keteranganya belum lengkap, itu memang salah saya. Kita beli harganya sudah segitu, kemudian kita jual jadi harga segitu," kata Arief di Pasar Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (5/3).

Karena modal pembelian yang besar maka saat itu PD Pasar Jaya terpaksa menjual masker Rp 300 ribu per boks. Dia pun membantah jika pihaknya dengan sengaja mengambil keuntungan dengan menjual mahal masker tersebut.

Pegawai Perumda Pasar Jaya menurunkan sejumlah kardus berisi masker di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (5/3).(Dok Antara).

Pegawai Perumda Pasar Jaya menurunkan sejumlah kardus berisi masker di Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (5/3).(Dok Antara).

Arief menjelaskan, saat ini PD Pasar Jaya sudah memiliki stok 20 ribu boks masker atau sekitar 1 juta lembar. Masker ini akan dijual dengan harga terjangkau yakni Rp 125 per boks atau Rp 2.500 per lembar. "Saya minta masyarakat jangan panik harganya gila-gilaan. Saat ini normal saja Rp 125 ribu itu cukup wajar. Memang sebelum korona harganya di bawah," terangnya.

Masker ini pun akan dijual di gerai PD Pasar Jaya seperti Jakgrosir, Jakmart, dan gerai lainnya. Namun, pembelian dibatas dua lembar per orang dengan harga Rp 1.940. Sedangkan untuk di Pasar Pramuka, PD Pasar Jaya membatasi pembelian maksimal 1 boks masker per orang.

Pembelinya pun harus menunjukan KTP untuk pendataan. Hal ini untuk menghindari munculnya tengkulak nakal. "Hari ini kita lakukan operasi pasar semoga tidak terlalu lama (harga masker turun). Saya berharap aparat sudah bekerja dengan baik supaya tidak ada spekulan-spekulan lagi," kata Arief.

"Ini lagi kena wabah. Ini berbahaya sekali jangan sampai ada orang yang hadir untuk kepentingan sendiri," pungkasnya.

Saksikan video terkait virus korona berikut ini:

 

https://www.youtube.com/watch?v=Lx1XnrAzOwk

Video lainnya terkait virus korona:

https://www.youtube.com/watch?v=B4oXE_JZIUU

https://www.youtube.com/watch?v=xmS3ECidS24

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore