
Photo
JawaPos.com - Ditemukannya praktik prostitusi di griya pijat Mr B membuat aparat menutup tempat hiburan itu. Apalagi, barang bukti berupa kondom bekas pakai ditemukan aparat Satpol PP Jakarta Selatan. Oleh sebab itu, pengawasan terhadap tempat hiburan yang menjajakan praktik esek-esek itu perlu ditingkatkan lagi.
Penutupan ini kali kedua dilakukan aparat Satpol PP Jakarta Selatan ke usaha yang berada di depan Mal Gandaria City itu. Sebelumnya, usaha itu namanya Gives. Namun, setelah satu tahun ditutup, bisnis esek-esek itu berganti nama menjadi Mr B. Nampaknya, pengusaha hiburan malam itu tidak ada kapoknya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan tempat usaha itu sudah ditutup. Namun, dia tidak terlalu banyak bicara soal maraknya prostitusi di Jakarta Selatan. Menurut dia, prostitusi terselubung sudah sering ditertibkan aparatnya. Akan tetapi, karena sulit mencari bukti real, pihaknya sulit menindak.
"Yang kemarin sudah ditutup sementara oleh Satpol PP. Kita sering razia, terkadang tapi seperti kucing-kucingan," kata Edy Junaedi saat dihubungi JawaPo.com, Jumat (18/10)
Terkait kurangnya pengawasan oleh petugas, Edy Junaedi membantahnya. Edy menuturkan, pengawasan oleh petugas tetap rutin dilakukan. Hanya karena kebanyakan pake OSS kita sulit pantau. "Coba cek ke PTSP," tutur Kadis Pariwisata DKI Edy Junaedi.
Ia tak memungkiri jika ada beberapa panti pijat yang sudah dicabut namun kembali operasi. "Ada beberapa yang sudah dicabut namun beroperasi kembali lewat OSS," ungkap dia.
Sementara itu, Pengamat Perkotaan, Tubagus Haryo Karbiyanto menuturkan, secara umum di tempat usaha pasti memerlukan perizinan. Jika peruntukannya tidak sesuai dengan izin yang dikeluarkan, maka seharusnya tempat usaha tersebut bisa ditinjau kembali.
"Dari sisi adminiatratif bisa saja ada peringatan 1-2, jika silang lagi usaha tersebut bisa dihentikan sementara atau bahkan dicabut ijin usahanya jika melanggar Perda yang ada. Jadi seharusnya Pemda memiliki 'track record' dari tempat usaha itu sehingga bisa mengambil tindakan yang diperlukan jika masih terjadi pelanggaran terhadal ijin asalnya," urainya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
