Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Juni 2023 | 01.25 WIB

Mahalnya Tinggal di Jakarta Lahirkan Perkampungan di Kolong Tol Angke

Suasana lorong gelap tempat tinggal warga di kolong tol Angke dalam kota di Jalan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat - Image

Suasana lorong gelap tempat tinggal warga di kolong tol Angke dalam kota di Jalan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat

JawaPos.com - Penghuni perkampungan di kolong tol Angke dalam kota berasal dari banyak daerah. Rerata dari mereka terpaksa tinggal di tempat yang tak layak huni itu lantaran tak punya cukup uang untuk membayar sewaan hunian di Jakarta.

"Iya karena saya udah nggak kuat biaya kan ngontrak mahal," ujar Budi (bukan nama sebenarnya) yang merupakan salah satu penghuni perkampungan tersebut, Selasa (20/6). 
 
Untuk menghuni deretan rumah semi permanen di perkampungan itu, Budi mengaku hanya perlu membayar uang kebersihan kepada pihak yang tak mau ia sebutkan.
 
"Sekadarnya aja yang penting ada uang kebersihan tentram lah," ungkapnya.
 
 
Selama menjadi penghuni perkampungan di kolong tol ini, ia mengaku sering ada kunjungan dari artis-artis seperti Ria Ricis yang memberikan bantuan terhadap warga.
 
"Adakan di YouTube tapi artis ini nggak menyangka bahwa di bawah tol ini Ada penduduk," ucapnya.
 
Untuk diketahui, lorong gelap di kolong tol Angke dalam kota di Jalan Jelambar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, dari luar tampak tak ada kehidupan di dalamnya. Tak ada yang menyangka kalau ternyata saat melewati lorong itu, di sela-sela jalan yang dilalui kendaraan roda empat atau lebih itu ada deretan hunian, musala, hingga sekolah.
 
Untuk memasuki perkampungan itu, JawaPos.com mesti menundukkan badan hingga saat seperti rukuk. Di sepanjang lorong itu terlihat anak anjing hingga kucing berlalu lalang. Sementara di samping-sampingnya ada hunian yang dibangun lebih tinggi. 
 
 
Hunian itu bahkan ada yang menjadi warung. Sekitar sepanjang 50 meter sejak masuk lorong, badan baru bisa ditegakkan karena sudah di atasnya sudah dicelah dua jalan tol.
 
Udara pengap cukup terasa. Berbagai macam bau pakaian juga tercium. Di sepanjang celah itu juga hunian berderet di samping-sampingnya. Hampir seluruh penghuni perkampungan itu mesti menundukkan kepala untuk memasuki huniannya. Cukup untuk membuat pegal pinggang hingga kepala.
 
Namun begitu, perkampungan itu memang cukup hidup. Orang-orang keluar-masuk, anak-anak berlarian. Ibu-ibu bercengkrama di pelataran huniannya. Beberapa bahkan terlihat memasak suguhan makanan.
 
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore