Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Desember 2025 | 15.39 WIB

Asal Usul Penamaan Bulan Rajab dan Keistimewaannya

elafazkan niat puasa Senin-Kamis dan doa berbukanya membantu agar kita dapat lebih tulus dalam menjalankan dan berbuka penuh syukur (Freepik/Freepik) - Image

elafazkan niat puasa Senin-Kamis dan doa berbukanya membantu agar kita dapat lebih tulus dalam menjalankan dan berbuka penuh syukur (Freepik/Freepik)

مَنْ أَحْيَا لَيْلَةَ رَجَبَ وَصَامَ يَوْمَهَا أَطْعَمَهُ اللهُ مِنْ ثِمَارِ الجَنَّةِ وَكَسَاهُ مِنْ خُضْرِ الجَنَّةِ وَسَقَاهُ مِنَ الرَّحِيْقِ المَخْتُوْمِ


Artinya: Barang siapa menghidupkan malam bulan Rajab, berpuasa di siang hari bulan tersebut, maka Allah akan memberikan makanan berupa buah-buahan surga, memberikan pakaian hijau di surga, dan memberikan wewangian yang sempurna (HR. Imam ibn al-Jauzi).

Melaksanakan ibadah puasa sunah dan memperbanyak amalan kebaikan pada bulan Rajab juga menjadi bagian dari latihan untuk menyambut datangnya bulan yang lebih baik dari 1000 bulan, bulan Ramadhan.

Dengan harapan ketika memasuki bulan Ramadhan, kita sudah terbiasa melaksanakan serangkaian ibadah, sehingga secara fisik, mental, dan spiritual tentu akan lebih siap.

Berikut doa yang kerap dipanjatkan Rasulullah ketika memasuki bulan Rajab:

أَلَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ


Artinya: “Ya Allah! Berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban. Juga, sampaikan kami kepada bulan Ramadan (untuk senantiasa bisa beribadah kepada-Mu).  (HR. Ahmad bin Hanbal) 

Editor: Abdul Rahman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore