
Kemenag gelar Beasiswa Zakat Nasional di Jogjakarta. (Istimewa)
JawaPos.com-Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf menggelar Pembinaan Nasional I Awardee Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat) di Jogjakarta.
Kegiatan diikuti 75 mahasiswa dari 15 perguruan tinggi yang merupakan penerima beasiswa zakat dari berbagai lembaga amil zakat (LAZ) nasional. Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Waryono Abdul Ghafur mengatakan, pembinaan tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas akademik dan karakter mahasiswa agar dapat bertransformasi dari mustahik menjadi calon muzaki.
“Pendidikan adalah investasi yang dalam beberapa tahun mampu mengubah posisi ekonomi penerima zakat,” ujar Waryono Abdul Ghafur.
Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin menambahkan pentingnya penguasaan bahasa asing, integritas, dan jejaring profesional, bagi para awardee. Faktor tersebut menjadi modal utama meningkatkan daya saing lulusan di masa depan.
Program ini mendapat dukungan dari lebih dari 15 LAZ nasional sebagai Dewan Penyantun. Baznas tercatat mendampingi peserta terbanyak (12 awardee), disusul IZI dan Nurul Hayat (masing-masing 11), LAZISMU (10), LMI/Ukhuwah Islamiyah (9), serta BSI Maslahat dan YBM Brilian (masing-masing 8). Sejumlah LAZ lain seperti Dompet Dhuafa, BMH, dan LAZ Dewan Dakwah, juga berpartisipasi.
Selama tiga hari pembinaan, peserta mengikuti materi penguatan ruhani, pemetaan potensi diri, kepemimpinan, kecemerlangan akademik, serta orientasi bersama penyantun. Kemenag mencatat adanya penyusunan rencana aksi individu, pembentukan jejaring lintas kampus, serta inisiatif proyek sosial mahasiswa sebagai keluaran program.
Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari implementasi UU 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, khususnya terkait pendayagunaan zakat untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kemenag menyatakan pembinaan BeZakat akan diperluas pada tahun-tahun berikutnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
