Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Agustus 2025 | 05.37 WIB

Memasyarakatkan Layanan Keagamaan di Tengah Kerumunan Masyarakat yang Riang

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad. (Dok. Humas Kemenag)

JawaPos.com - Informasi tentang keagamaan dan layanan, terutama Agama Islam selama ini hanya didapatkan masyarakat hanya di sekitar rumah ibadah seperti masjid, musala, atau langgar. Lain dari itu di madrasah atau majelis ilmu. 

Menyampaikan ilmu dan layanan keagamaan Islam bisa dilakukan dengan cara lebih ringan, terakses dari banyak sisi, seperti di area Car Free Day (CFD). Cara itu dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Ditjen Bimas Kemenag) dengan program Serambi Bimas Islam.  

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad mengatakan, program itu digelar secara berkala setiap dua pekan pada Minggu pagi. Lokasi pelaksanaan berada di area CFD dengan memanfaatkan sisi timur Gedung Kementerian Agama, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Kegiatan itu dimulai pada 24 Agustus mendatang hingga akhir 2025. 

Setiap sesi dalam program Serambi Bimas Islam akan menyajikan kegiatan yang berbeda, mulai dari talkshow, siniar, hingga dialog terbuka dengan tema keislaman dan layanan keagamaan.  

“Masing-masing direktorat di lingkungan Ditjen Bimas Islam akan bergiliran menyampaikan informasi dan menyapa masyarakat. Mereka akan menghadirkan konten edukatif dan interaktif sesuai dengan tugas pokok dan fungsi,” ujar Abu kepada wartawan di Jakarta pada Senin (4/8). 

Peluncuran ini bertepatan dengan rangkaian perlombaan menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Serambi Bimas Islam diresmikan di halaman Gedung Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (3/8). 

Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah akan menyajikan informasi terkait layanan syariah, kemasjidan, pembinaan paham keagamaan, serta kepustakaan Islam. Direktorat Penerangan Agama Islam, lanjutnya, akan menyampaikan informasi seputar penyuluhan agama, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dakwah, ormas Islam, serta seni dan budaya Islam. 

Sementara itu, Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah akan menghadirkan topik seputar layanan KUA, bimbingan perkawinan, dan penguatan ketahanan keluarga. Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf akan mengedukasi masyarakat mengenai literasi zakat dan wakaf, perizinan lembaga amil zakat, serta program pemberdayaan ekonomi masyakarat berbasis zakat dan wakaf. 

“Direktorat Jaminan Produk Halal sebagai direktorat baru juga akan turut serta dalam kegiatan ini, dengan memberi informasi terkait regulasi halal serta penguatan ekosistem halal nasional,” ungkap Abu. 

Abu menjelaskan, istilah “serambi” dalam nama program ini diambil dari nilai-nilai budaya masyarakat. Serambi merupakan ruang terbuka di depan rumah atau masjid yang menjadi tempat berinteraksi dan berdiskusi. 

“Sebagaimana serambi masjid di masa lampau menjadi tempat bermusyawarah dan menyelesaikan persoalan keagamaan, Serambi Bimas Islam kami gagas sebagai simbol keterbukaan kami dalam menyapa dan melayani masyarakat,” terangnya. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore