Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 Maret 2025 | 07.07 WIB

Luncurkan Beasiswa Hingga Distribusi 1 Juta Bingkisan, Kemenag Gelar Festival Ramadhan Bimas Islam 2025

 

Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad (kiri) dan Menag Nasaruddin Umar (dua dari kiri) dalam Festival Ramadan Bimas Islam di Jakarta, Jumat (21/3). (Hilmi/Jawa Pos)

JawaPos.com–Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Festival Ramadhan Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam di Jakarta pada Jumat (21/3). Festival ini mengusung tema, Ramadhan Menenangkan dan Menyenangkan, Ramadhan Bahagia, & Penuh Cinta.

Acara Festival Ramadhan itu tidak hanya mendorong semangat ibadah. Tetapi juga memperkuat kepedulian sosial. Serta meningkatkan partisipasi dalam pemberdayaan zakat dan wakaf sebagai pilar kesejahteraan umat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Abu Rokhmad mengatakan, festival itu bukan sekadar seremoni. Tetapi bagian dari strategi meningkatkan tata kelola zakat dan wakaf di Indonesia. Agar lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

”Festival ini menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengelolaan zakat dan wakaf agar lebih modern, akuntabel, dan inklusif,” kata Abu Rokhmad.

Kemenag juga ingin zakat dan wakaf tidak hanya dipahami sebagai kewajiban ibadah. Tetapi juga sebagai solusi nyata dalam pembangunan ekonomi umat.

Festival Ramadhan Bimas Islam 2025 melibatkan berbagai pemangku kepentingan berskala nasional. Termasuk lembaga pengelola zakat, lembaga keuangan syariah, kantor Kementerian Agama di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kementerian/lembaga lain, serta masyarakat penerima manfaat seperti anak yatim dan penyandang disabilitas.

Festival ini menghadirkan berbagai program inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat dan tata kelola zakat serta wakaf di Indonesia. Di gelaran festival ini bekerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk menyerahkan 15 ribu sertifikat wakaf secara serentak di seluruh Indonesia. Langkah ini bertujuan mempercepat legalisasi aset wakaf serta memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat.

Abu Rokhmad menekankan pentingnya sertifikasi ini dalam mengurangi potensi sengketa dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap wakaf. Kemenag juga meluncurkan Beasiswa Zakat Indonesia untuk memberi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan (Puspenma) Kemenag. Dengan tujuan untuk memanfaatkan dana zakat sebagai investasi jangka panjang dalam sektor pendidikan.

Sementara itu untuk meningkatkan pemahaman regulasi zakat dan wakaf secara global, Kemenag menerbitkan terjemahan peraturan perundang-undangan zakat dan wakaf dalam bahasa Inggris dan Arab. Inisiatif ini dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Hukum dan HAM agar masyarakat internasional, akademisi, serta investor syariah global dapat memahami sistem pengelolaan zakat dan wakaf di Indonesia.

Sebagai bagian dari aksi sosial, festival ini akan mendistribusikan 1,7 juta bingkisan Ramadhan bagi masyarakat kurang mampu di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Program ini dilakukan melalui sinergi Kementerian Agama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Lembaga Amil Zakat (LAZ), serta mitra perusahaan untuk membantu meringankan beban masyarakat selama Ramadhan.

Dengan hadirnya Festival Ramadhan Bimas Islam 2025, diharapkan Ramadhan menjadi lebih menenangkan dan menyenangkan. Sekaligus memperkuat solidaritas sosial serta menjadikan zakat dan wakaf sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat dalam membangun kesejahteraan dan keberlanjutan. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore