
Aliansi mahasiswa menggelar aksi Solidarity Campaign di CFD Bundaran HI, Minggu (28/6). (Istimewa)
JawaPos.com - Minggu pagi ini (28/6), Kawasan Car Free Day (CFD) Bundaran HI Jakarta tidak hanya dipadati warga untuk berolahraga dan perayaan HUT Jakarta. Aliansi mahasiswa yang dipimpin oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen masyarakat sipil menggelar aksi bertajuk Solidarity Campaign CFD.
Aksi ini sengaja memanfaatkan momentum keramaian CFD dan suasana perayaan ulang tahun (HUT) Jakarta ke 499 untuk membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat luas.
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan menegaskan, gerakan ini merupakan akumulasi dari kemarahan publik yang selama ini tidak pernah mendapatkan jawaban konkret dari pemerintah.
"Kemarahan itu adalah nyata, terukur, dan beralasan. Tapi kemarahan itu belum dijawab. Dan memang tidak pernah dijawab," ujar Yatalathof, Minggu (28/6).
Protes Kebijakan Nasional dan Ruang Sipil yang Meregang
Dalam kampanye solidaritas tersebut, para mahasiswa menyoroti sejumlah rapor merah kebijakan pemerintah yang dinilai tidak transparan dan mengorbankan rakyat kecil. Beberapa poin krusial yang diangkat antara lain masalah transparansi program MBG, jatuhnya korban jiwa akibat Kopdes Merah Putih (KDMP), hingga kebocoran anggaran negara pada program-program non-prioritas.
Selain isu ekonomi dan anggaran, aliansi mahasiswa juga mengkritik keras tindakan represif aparat penegak hukum yang dinilai mulai merangsek masuk ke ruang-ruang sipil dan akademik.
"Di saat pemerintah memilih tutup telinga dari data dan fakta, kami memilih membuka percakapan langsung dengan rakyat," kata Athof menambahkan.
Mengubah Jalanan Menjadi Mimbar Bebas dan Instalasi Publik
Berbeda dengan format unjuk rasa konvensional yang kerap memicu ketegangan, Solidarity Campaign CFD dikemas secara interaktif melalui dua bentuk kegiatan utama:
- Mimbar Bebas: Menyediakan ruang bicara terbuka di tengah jalan bagi siapa saja, mulai dari buruh, guru, pengemudi ojek, hingga ibu rumah tangga, yang ingin menyuarakan keluh kesahnya.
- Instalasi Publik: Memajang berbagai pesan, data, dan tuntutan rakyat di ruang terbuka agar bisa dibaca langsung oleh warga yang sedang melintas.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
