Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Juni 2025 | 16.47 WIB

Ribuan Warga Ikuti Sholat Idul Adha di Balai Kota Surabaya, Eri Cahyadi Sampaikan Pesan Kebersamaan dan Jaga Lingkungan

Ribuan masyarakat memenuhi Halaman Balai Kota Surabaya untuk menunaikan ibadah Sholat ied. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Ribuan masyarakat memenuhi Halaman Balai Kota Surabaya untuk menunaikan ibadah Sholat ied. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Suasana penuh khidmat menyelimuti Halaman Balai Kota Surabaya pagi ini, Jumat (6/6), saat ribuan umat Muslim berkumpul untuk menunaikan sholat Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi.

Dari pantauan JawaPos.com, sejak ba'da subuh atau sekitar pukul 5 pagi, jamaah sudah memadati area halaman Balai Kota Surabaya. Menunjukkan antusiasme masyarakat untuk merayakan momen kemenangan yang suci.

Di tengah kerumunan jamaah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama sang istri, Rini Indriyani menunaikan Sholat Idul Adha di halaman Balai Kota. Sejumlah pejabat Perangkat Daerah (PD) juga tampak hadir.

"Alhamdulillah Sholat Idul adha di Balai Kota hari ini jumlahnya lebih banyak daripada Idul fitri, karena masih banyak warga yang di Surabaya (tidak mudik)," tutur Eri Cahyadi kepada awak media setelah Sholat ied berjamaah, Jumat (6/6).

Orang nomor satu di Kota Surabaya ini lantas mengajak masyarakat untuk memaknai Idul Adha sebagai momen untuk saling berbagi, seperti yang diperintahkan oleh Allah SWT dalam peristiwa penyembelihan Nabi Ismail.

"Banyak pesan yang diberikan ketika ada perintah dari Gusti Allah memerintahkan (Nabi Ibrahim) untuk menyembelih putranya (Nabi Ismail). Bagaimana ketika kita selalu berbagi dan saling menjaga keluarga kita," lanjutnya.

Di momen kali ini, Eri Cahyadi juga mengimbau masyarakat Kota Surabaya untuk sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan kota, dengan saling membantu dan guyub rukun.

"Ini yang ingin saya terapkan dan jalankan di Surabaya. Karena apa? Jangan pernah berharap Kota Surabaya ini akan berkah. Jangan pernah berharap Surabaya itu akan bahagia, kalau warganya tidak mengerti arti agama," seru Eri.

Ia kemudian mengajak masyarakat untuk tidak membuang limbah kurban, seperti isi perut sapi (rumen) ke sungai, karena bisa mencemari lingkungan. Panitia penyembelihan kurban juga diminta untuk menghindari kemasan plastik.

Guna mengantisipasi keracunan massal yang terjadi beberapa tahun lalu (2023), Eri mengajak masyarakat untuk bijak dalam mengolah daging kurban. Pastikan kualitas daging baik dan olahannya matang merata.

"Jangan sampai ada keracunan karena tidak pas pengolahannya. Boleh makan sate, boleh makan gulai, tetapi dijaga kebersihannya. Ingat juga, kalau punya darah tinggi, makannya jangan banyak-banyak," imbuh Eri. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore