
Ilustrasi umat Islam sholat. (Photo by Michael Burrows/Pexels)
JawaPos.com – Euforia sepak bola akan kembali mewarnai malam warga Surabaya dan sekitarnya. Timnas Indonesia akan menghadapi Arab Saudi dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde keempat, Kamis (9/10), dengan kick-off pukul 00.15 WIB.
Pertandingan besar ini dipastikan akan menyedot perhatian publik, tak terkecuali di Kota Pahlawan yang dikenal dengan semangat dan loyalitas tinggi terhadap tim nasional.
Namun, di balik hiruk-pikuk nonton bareng dan teriakan dukungan, ada satu momen penting yang tak boleh terlewat: waktu salat Subuh.
Berdasarkan data jadwal salat resmi, waktu Subuh untuk wilayah Surabaya, Kamis (9/10) jatuh pada pukul 03.52 WIB, sementara matahari terbit pukul 05.10 WIB. Artinya, hanya berselang beberapa saat setelah peluit akhir pertandingan, azan Subuh akan mulai berkumandang.
Malam yang dimulai dengan semangat nasionalisme idealnya ditutup dengan ketenangan spiritual. Setelah sorak-sorai di layar kaca, mari tundukkan kepala sejenak dalam sujud.
Jika Garuda menang, jadikan Subuh sebagai wujud syukur atas kemenangan. Jika hasilnya belum sesuai harapan, biarkan Subuh menjadi penguat hati dan doa untuk perjuangan berikutnya.
Subuh adalah waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda, “Dua rakaat salat Subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim). Sebuah pengingat lembut bahwa keberkahan sejati dimulai dari langkah kecil: bangun di saat orang lain masih terlelap.
Bagi warga Surabaya, Kamis dini hari nanti bisa menjadi malam penuh makna. Setelah menyaksikan perjuangan para pemain di padang hijau, saatnya menjemput kemenangan lain, yakni kemenangan melawan kantuk dan kemalasan untuk menunaikan salat Subuh tepat waktu.
Jadi, begitu pertandingan usai, jangan langsung mematikan televisi dan rebahan. Ambil wudu, bentangkan sajadah, salat Tahajud dan biarkan fajar Surabaya menyambutmu dalam ketenangan ibadah. Karena sejatinya, pagi yang dimulai dengan salat adalah pagi yang dijaga oleh Allah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
