Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Mei 2025 | 13.30 WIB

Haji, Spiritualitas, dan Kesadaran Sosial Menurut Maulana Rumi

Pelaksanaan ibadah haji di Kota Mekkah, Arab Saudi (Saudi Ministry of Hajj/Reuters/Antara)

JawaPos.com - Ibadah haji bukan sekadar rukun Islam kelima, melainkan panggilan Ilahi yang sarat makna spiritual dan filosofis.

Mereka yang berhaji meninggalkan keluarga, harta, dan rutinitas duniawi. Bahkan, syariat menganjurkan untuk menulis wasiat—seolah perjalanan ini bisa menjadi titik akhir kehidupan duniawi dan awal dari kehidupan ruhani yang sejati.

Saat berhaji, seluruh perbedaan status sosial, ras, suku, hingga jabatan melebur. Semua mengenakan pakaian putih tak berjahit, ihram, sebagai simbol kesetaraan mutlak di hadapan Tuhan.

Inilah momen saat identitas duniawi ditanggalkan, dan manusia berdiri dalam keutuhan eksistensinya—hanya sebagai hamba.

Dalam kanal YouTube Nuralwala, Ustaz Muh. Nur Jabir, penerjemah karya agung Matsnawi Ma'nawi karya Maulana Rumi menggambarkan haji sebagai pengejawantahan nyata dari ayat Quran.

"Fafirru ilallah" (berlarilah kalian kepada Allah). Haji bukan hanya perjalanan fisik ke tanah suci, tetapi pelarian eksistensial dari hiruk-pikuk dunia menuju pusat makna kehidupan: Tuhan itu sendiri.

Sayangnya, banyak dari kita yang naik haji justru masih membawa "dunia" bersama kita—bukan hanya koper dan bekal, tapi juga kegelisahan, ego, serta bayang-bayang sosial yang membelenggu.

Padahal, sejatinya haji adalah momen qat'—pemutusan dari dunia dan pengosongan diri agar siap diisi oleh cahaya Ilahi.

Rumi: Kekasih Itu Dekat, Jangan Mencari Terlalu Jauh

Dalam Ghazal ke-648, Maulana Rumi menulis dengan nada lirih yang menyentak:

"Wahai kalian yang pergi haji, ke mana kalian? Kekasih ada di sini, di dekatmu."

Baris ini mengajarkan bahwa Tuhan tak perlu dicari dalam jarak dan ruang. Ia ada begitu dekat, bahkan lebih dekat dari urat leher.

Dalam pandangan Rumi, perjalanan ke Ka'bah hanyalah simbol; perjalanan yang sejati adalah ke dalam hati—tempat Tuhan sesungguhnya bersemayam.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore