
Warga beribadah di Kompleks Makam dan Masjid Agung Sunan Ampel. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com - Persebaran Islam di tanah Jawa berlangsung melalui berbagai cara. Diantaranya, dakwah yang disyiarkan oleh para ulama, termasuk membangun peradaban melalui berdirinya masjid-masjid di berbagai penjuru di Jawa Timur.
Hingga kini bangunan masjid tua itu masih gagah berdiri. Menjadi saksi bisu masuk dan berkembangnya Islam dari masa ke masa di wilayah Jawa. Arsitekturnya khas mencerminkan nilai, estetika, dan menyimpan sejarah panjang persebaran agama di Nusantara. Berikut tujuh masjid tertua di Jawa Timur yang masih berdiri kokoh hingga kini.
1. Masjid Rahmat Kembang Kuning, Surabaya
Dibangun sekitar abad ke-14, masjid ini terletak di Jl. Kembang Kuning No. 79-81. Masjid pertama yang dibangun oleh Raden Rahmat atau Sunan Ampel itu awalnya berupa musala atau langgar tiban. Dibangun 2 lantai dengan 5 pintu pilar di serambi masjid, seperti daun semanggi.
2. Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya
Dibangun pada tahun 1421 oleh Sunan Ampel atau Raden Rahmatullah, salah satu Wali Songo yang memiliki peran dalam penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Masjid Agung Sunan Ampel dibangun di atas tanah milik Kerajaan Majapahit. Berlokasi di kawasan religi Ampel, Semampir, Surabaya, dan menjadi salah satu destinasi ziarah penting umat Islam di Indonesia.
3. Masjid Kuno Kuncen (Nur Hidayatullah), Madiun
Berdiri sekitar tahun 1575 pada masa pemerintahan Bupati Pangeran Timur, Putra Sultan Trenggana. Hingga kini, bangunan masjid masih mempertahankan keaslian bentuk. Beberapa bagian kecil direhabilitasi untuk menjaga ketahanan struktur tanpa mengubah keaslian. Terletak di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun, masjid ini masih mempertahankan arsitektur klasik Jawa.
4. Masjid Tegalsari, Ponorogo
Didirikan oleh Kyai Ageng Muhammad Besari pada abad ke-18. Berlokasi di Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, masjid ini menjadi pusat pengajaran Islam yang melahirkan banyak tokoh agama.
5. Masjid Besar Kuno Taman, Madiun
Dibangun tahun 1754 oleh Kyai Ageng Misbach atau Kyai Donopuro. Terletak di Jalan Asahan no. 46, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Masjid ini dulunya juga menjadi titik pusat pergerakan masyarakat Muslim di wilayah Madiun.
6. Masjid Agung Keraton Sumenep, Madura
Didirikan tahun 1779 oleh Panembahan Somala, raja Sumenep saat itu. Masjid ini berdiri megah di kompleks Keraton Sumenep, Madura, dengan gaya arsitektur perpaduan Arab, Jawa, dan Eropa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
