
Former President Donald Trump announces he is running for president at Mar-a-Lago in Palm Beach, Fla. on Nov. 15, 2022.Andrew Harnik / AP
JawaPos.com - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berniat untuk maju kembali sebagai orang nomor satu di negara itu. Ia bahkan sudah memulai kampanyenya untuk kembali ke Gedung Putih saat berada di New Hampshire dan Carolina Selatan. Dalam kampanyenya, ia mengkritik sejumlah kebijakan Presiden Joe Biden. Misalnya kebijakan luar negeri AS, dan imigran tidak berdokumen.
Trump menempatkan dirinya sebagai calon terbaik dari Partai Republik untuk memenangkan nominasi dan mengalahkan Biden. "Pemilu 2024 adalah satu-satunya kesempatan kami untuk menyelamatkan negara kami, dan kami membutuhkan seorang pemimpin yang siap melakukannya pada hari pertama," kata Trump kepada audiensi di Gedung negara bagian South Carolina. "Kami membutuhkan seorang presiden yang dapat menjalankan seluruh sistem," tambah Trump seperti dilansir dari NBC News, Senin (30/1).
Dalam serangkaian jajak pendapat atau survei baru-baru ini, Trump telah mengungguli Gubernur Florida Ron DeSantis dengan 19 poin atau lebih. Tetapi ada tanda-tanda bahwa dukungan Trump berkurang di beberapa negara bagian seperti laporan survei yang dilakukan University of New Hampshire yang dirilis minggu ini.
Ancaman Perang Dunia III
Di South Carolina, Trump dikelilingi oleh pejabat Republik, termasuk Gubernur Henry McMaster, Senator Lindsey Graham dan Rep. Joe Wilson. Trump melukiskan gambaran suram Amerika di bawah Biden dan berjanji untuk membalikkan inflasi, mengamankan perbatasan AS dengan Meksiko, dan memperkuat posisi Amerika sebagai kekuatan global.\
"Melalui kelemahan dan ketidakmampuan, Joe Biden telah membawa kami ke ambang Perang Dunia III," kata Trump. "Kami berada di ambang Perang Dunia III, kalau-kalau ada yang tidak mengetahuinya. Sebagai presiden, saya akan mengembalikan perdamaian melalui kekuatan," tegasnya.
Dia menyebutkan, penarikan tentaraAmerika yang gagal dari Afghanistan pada 2021 sebagai peristiwa terendah dalam sejarah negara itu. Ia mengklaim bahwa jika dia adalah presiden, akan ada kesepakatan damai yang dinegosiasikan dalam 24 jam untuk mengakhiri invasi Rusia ke Ukraina.
Dia juga menyalahkan Biden atas penyeberangan perbatasan dan kematian akibat narkoba di Meksiko. "Mereka mengirim orang yang merupakan pembunuh, pembunuh, mereka mengirim pemerkosa. Dan mereka mengirim, terus terang, teroris, atau teroris datang dengan sendirinya, dan tidak bisa membiarkan ini terjadi," kata Trump. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022