Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Desember 2020 | 18.53 WIB

Malaysia-RI Usut Tuntas Kasus Parodi Lagu Indonesia Raya

Bendera merah putih raksasa berikar di menara TVRI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Bendera merah putih raksasa terbesar di Indonesia yang berukuran 1000 meter persegi dikibarkan sebagai peringatan kemerdekaan RI ke-75. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS - Image

Bendera merah putih raksasa berikar di menara TVRI, Senayan, Jakarta, Selasa (25/8/2020). Bendera merah putih raksasa terbesar di Indonesia yang berukuran 1000 meter persegi dikibarkan sebagai peringatan kemerdekaan RI ke-75. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

JawaPos.com - Hubungan Indonesia dan Malaysia kembali tegang setelah munculnya video parodi lagu Indonesia Raya di akun YouTube MY Asean. Akun tersebut mengganti lirik asli dengan kata-kata melecehkan, membuat warganet Indonesia mengamuk.

Pemilik asli video dari akun MY Asean menulis judul 'Indonesia Raya Instrumental (Parody + Lyrics Video)' menambahkan lokasi video di Malaysia. Dan kini video itu sudah diturunkan. Menanggapi hal itu, kedua negara sepakat untuk mengusut tuntas masalah ini.

Dalam pernyataan resmi Kedutaan Besar Malaysia, Minggu (27/12), Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta telah menelusuri video yang diduga menghina Indonesia, yang disebut-sebut diunggah dari Malaysia. Kedutaan ingin menekankan bahwa pihak berwenang Malaysia sedang menyelidiki masalah tersebut.

"Jika ternyata video itu diunggah oleh warga negara Malaysia, tindakan tegas akan diambil berdasarkan hukum yang ada," bunyi pernyataan Kedubes Malaysia.

Masyarakat Indonesia saat ini sudah terlanjur marah dan terpancing dengan adanya parodi lagu tersebut. Oleh karena itu, pemerintah Malaysia mengecam keras setiap provokasi negatif yang dimaksudkan untuk memengaruhi hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia.

Di pihak Indonesia, Kementerian Luar Negeri juga sudah sepakat dengan otoritas Malaysia untuk mengusut tuntas hal ini. Kepada JawaPos.com, Senin (28/12), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah menegaskan KBRI dan Kemenlu sudah melakukan komunikasi dengan pemerintah dan otoritas terkait di Malaysia atas kejadian ini.

"Selanjutnya pemerintah Malaysia sudah mengambil tindakan atas apa yang Indonesia sampaikan," pungkasnya.

https://www.youtube.com/watch?v=E9FpiGW6A68

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore