
Donald Trump (Al-Jazeera)
JawaPos.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan adanya kemajuan dalam upaya mencapai kesepakatan dengan Iran di tengah meningkatnya dorongan Teheran untuk mempercepat proses gencatan senjata.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Selasa (3/11), Trump menyatakan bahwa perkembangan negosiasi berjalan positif dan mengaitkan optimisme tersebut dengan penurunan harga minyak dunia.
Sementara Wakil Presiden JD Vance mengungkapkan bahwa Washington telah melakukan sejumlah pembicaraan konstruktif dengan pihak Iran.
Meski demikian, pemerintah AS menegaskan bahwa kesepakatan harus mencakup komitmen Iran yang tegas dan dapat diverifikasi untuk tidak membangun kembali program nuklirnya.
Di sisi lain, Iran menyatakan proposal gencatan senjata yang diajukan dapat diterapkan dalam waktu dua hari apabila Amerika Serikat menyetujui persyaratan Teheran.
Proposal tersebut mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, penghentian serangan, pencabutan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran, penghapusan sanksi, serta jaminan gencatan senjata regional, termasuk di Lebanon.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menegaskan bahwa percepatan pelaksanaan proposal bergantung pada kesediaan Washington memenuhi tuntutan tersebut, sementara pemerintah Iran menyatakan siap melanjutkan negosiasi maupun menghadapi kemungkinan konfrontasi militer.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dilaporkan telah memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk mempercepat pembicaraan dengan Washington guna mengakhiri perang, dengan Qatar dan Pakistan tetap berperan memfasilitasi komunikasi tidak langsung.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz dan dimulainya negosiasi hanya dapat dilakukan apabila persyaratan Teheran diterima, sedangkan Washington belum menyatakan persetujuan terhadap proposal tersebut.
Meskipun Trump menyampaikan optimisme mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan, ia tetap membuka opsi militer dan memperingatkan bahwa konflik dapat diakhiri melalui kesepakatan atau tindakan lebih lanjut dari Amerika Serikat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022