
Paus Leo XIV menyampaikan doa Angelus di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, Minggu (11/10). (AP Photo/Gregorio Borgia).
JawaPos.com - Tim dokter yang menangani Paus Leo XIV memastikan pemimpin Gereja Katolik dunia tersebut tidak memerlukan pengobatan atau terapi lanjutan, usai operasi pengangkatan sebagian paru-paru kanannya akibat kanker.
Hasil pemeriksaan jaringan menunjukkan kanker yang diangkat merupakan adenokarsinoma paru dan penyakit tersebut masih terlokalisasi.
Kepastian itu disampaikan tim medis, setelah hasil pemeriksaan histopatologi akhir dan pengujian molekuler terhadap jaringan yang diangkat dalam operasi pada 13 Oktober diterbitkan.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dr. Luigi Carbone dan Prof. Stefano Margaritora melalui Kantor Pers Takhta Suci Vatikan.
Hasil evaluasi onkologi lanjutan menyimpulkan bahwa Paus Leo tidak membutuhkan terapi tambahan.
“Laporan akhir histopatologi dan pengujian molekuler terhadap jaringan yang diangkat selama operasi Bapa Suci diterbitkan hari ini. Hasilnya mengonfirmasi bahwa tumor tersebut merupakan adenokarsinoma paru dan penyakitnya masih terlokalisasi. Penilaian onkologi lanjutan mengonfirmasi bahwa tidak diperlukan pengobatan lebih lanjut,” mengutip Vatican News.
Hasil pemeriksaan ini menjadi perkembangan penting dalam pemulihan Paus Leo yang berusia 71 tahun.
Sebelumnya, ia menjalani operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan pada 13 Oktober 2026.
Adenokarsinoma paru merupakan jenis kanker paru yang berkembang dari sel kelenjar, termasuk sel yang menghasilkan lendir. Jenis ini menjadi salah satu bentuk kanker paru yang paling umum.
Baca Juga:Pulih Lebih Cepat, Paus Leo XIV Tinggalkan Rumah Sakit Usai Operasi Tumor Kanker Paru-Paru
Keterangan bahwa penyakit masih terlokalisasi menunjukkan bahwa kanker yang ditemukan terbatas pada area tertentu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Prediksi Skor Flamengo vs Estudiantes: Misi Tuan Rumah Amankan Tiket Final Copa Libertadores 2026
Prediksi Skor PSBS Biak vs Barito Putera: Laskar Antasari Berpeluang Menang Telak
Prediksi Skor Alaves vs Malaga: Tuan Rumah Berpeluang Menang Satu Gol
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022