
Ilustrasi pesawat Austrian Airlines. (CC BY-SA 4.0/Ptrump16).
JawaPos.com - Pesawat Austrian Airlines yang terbang dari Tel Aviv, Israel, menuju Wina, Austria, terpaksa mendarat di Sofia, Bulgaria, pada Minggu (18/10) malam waktu setempat. Hal tersebut terjadi setelah maskapai menerima ancaman bom.
Di Sofia, otoritas bandara bersama kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap pesawat, penumpang, dan awak kabin. Namun mereka tidak menemukan benda berbahaya sehingga penerbangan kembali dilanjutkan ke tujuan semula.
Maskapai Austrian Airlines mengonfirmasi insiden tersebut dalam pernyataan pada Senin (19/10). Pendaratan di Sofia dilakukan sebagai langkah pengamanan setelah muncul ancaman terhadap penerbangan bernomor OS82 itu.
“Kami mengonfirmasi adanya ancaman terhadap penerbangan OS82 pada 18 Oktober 2026, dari Tel Aviv menuju Wina (TLV ke VIE), yang mengharuskan pesawat melakukan pendaratan antara di Sofia (SOF),” kata Austrian Airlines dalam pernyataannya dilansir via Reuters.
Maskapai menyatakan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat, penumpang, dan awak kabin tidak menemukan indikasi bahaya. Setelah proses pemeriksaan selesai, seluruh penumpang kembali naik ke pesawat untuk melanjutkan perjalanan menuju Wina.
Sementara itu, kantor berita Bulgaria (BTA) melaporkan kalau awak pesawat melaporkan ancaman bom ketika pesawat mendekati perbatasan Rumania. Menyusul laporan tersebut, Angkatan Udara Bulgaria mengerahkan jet tempur MiG-29.
Surat kabar Israel Haaretz melaporkan bahwa ancaman tersebut diduga disampaikan melalui telepon oleh seorang warga negara Austria yang tidak berada di dalam pesawat. Namun, laporan itu tidak menyebutkan sumber informasi tersebut secara terperinci. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas pihak yang menyampaikan ancaman maupun motif di balik insiden tersebut.
Pesawat terebut membawa 51 penumpang dan enam awak. Berdasarkan data situs pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat tersebut merupakan jenis Airbus A320-200, jenis pesawat berbadan sempit yang digunakan untuk penerbangan jarak pendek hingga menengah.
Austrian Airlines merupakan bagian dari Lufthansa Group. Hingga laporan ini disusun, Bandara Wina, Kementerian Dalam Negeri Austria, dan Lufthansa Group belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait insiden tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022