
Analogi durian PM Singapura Lawrence Wong menuai sindiran warganet, dari kabut asap karhutla Indonesia hingga tekanan biaya hidup masyarakat. Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong. (Mothership)
JawaPos.com - Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menuai sindiran dari warganya sendiri setelah mengibaratkan negaranya seperti buah durian yang sulit ditekan negara lain. Pernyataan itu justru memicu kritik terkait kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak ke Singapura, sekaligus tekanan biaya hidup yang dirasakan masyarakatnya sendiri.
Dalam diskusi bersama CEO DBS Group Su Shan Tan di DBS Asia Future Forward Conference pada 12 Oktober 2026, Wong membahas strategi Singapura menghadapi ketidakpastian global dan tekanan dari negara-negara besar. Namun, analogi durian yang disampaikannya menjadi bahan olok-olok di media sosial.
“Bisa saja mereka mencoba, tetapi mereka akan merasakan sakitnya juga,” kata Wong, merujuk pada upaya negara lain untuk menekan Singapura.
Pernyataan tersebut menuai beragam respons. Sebagian warganet di dunia maya mempertanyakan bagaimana sebuah durian bisa diremas, sementara lainnya menggunakan perumpamaan itu untuk menyindir persoalan yang dihadapi masyarakat Singapura sehari-hari.
Yang menarik, Indonesia ikut kebawa-bawa. Salah satu isu yang mencuat adalah kabut asap lintas batas yang berkaitan dengan karhutla di Indonesia yang gagal ditangani pemerintah dalam negeri.
Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran, tetapi juga dapat meluas ke negara tetangga, termasuk Singapura, ketika asap terbawa angin melintasi perbatasan.
Kabut Asap Indonesia Jadi Bahan Sindiran
Melansir The Online Citizen, sejumlah warganet Singapura mengaitkan pernyataan Wong dengan persoalan kabut asap yang berulang kali menjadi sumber ketegangan antara Singapura dan Indonesia.
“Indonesia juga menggunakan kabut asap untuk menekan kita. Rasa sakit apa yang mereka rasakan?” tulis seorang pengguna media sosial.
Komentar tersebut mencerminkan pertanyaan mengenai konsekuensi lintas batas dari karhutla, terutama ketika kualitas udara memburuk dan masyarakat harus menghadapi risiko kesehatan serta gangguan aktivitas sehari-hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Prediksi Skor Borneo FC vs Tainan City: Jeronimo Turunkan Susunan Pemain Terbaik
Debut di ITB Ultra Marathon 2026, Alumni ITS Langsung Rebut Gelar Juara
Prediksi Skor Persik Kediri vs PSS Sleman: Macan Putih Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Club Brugge vs Lens di Liga Champions: Blauw-Zwart Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Vasco da Gama vs Boca Juniors: Duel Ketat demi Tiket Final Copa Sudamericana
Prediksi Skor Real Betis vs Feyenoord di Liga Champions: Los Beticos Siap Tekuk Tamu
Prediksi Skor Bournemouth vs AC Milan: The Cherries Berpeluang Perpanjang Tren Positif
Prediksi Skor Aston Villa vs Viking FK di Liga Champions: The Villans Jaga Tren Kemenangan!
Prediksi Palmeiras vs Fluminense: Tuan Rumah Selangkah Lagi Lolos ke Final Copa Libertadores 2026

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022