Warga Palestina memeriksa bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan, pada Jumat, 9 Oktober 2026. (AP)
JawaPos.com - Setahun setelah gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat (AS) diumumkan di Jalur Gaza, warga Palestina masih belum merasakan kedamaian. Serangan Israel terus berlangsung, jutaan warga belum bisa kembali ke rumah, sementara rekonstruksi wilayah yang hancur akibat perang belum juga terwujud.
Dilansir dari Arab News, Minggu (11/10), Israel memang telah mengurangi intensitas serangannya, tetapi masih melancarkan serangan udara dan kini menguasai sekitar 70 persen wilayah Gaza. Padahal, rencana gencatan senjata mencakup pembangunan kembali wilayah Palestina yang hancur akibat perang.
“Tidak ada yang berubah menjadi lebih baik. Semuanya justru semakin buruk. Mereka membohongi kami, semuanya bohong,” kata Fatima Awkal, seorang perempuan pengungsi di Kota Gaza, kepada AFP.
“Korban jiwa masih terus berjatuhan, orang-orang masih terluka, pengeboman terus berlangsung, dan kami bahkan tidak bisa menikmati ketenangan sejenak karena suara dengung drone yang terus-menerus di atas kepala,” ujarnya.
Di jalanan Kota Gaza, deretan tenda putih berdiri di sepanjang jalur yang telah dibersihkan dari puing-puing rumah hancur. Di kejauhan, bangunan yang masih berdiri memperlihatkan jendela-jendela pecah dan kerusakan parah pada bagian fasadnya.
Ahmed Jonaid, warga Palestina lain yang mengungsi di Kota Gaza, mengaku sempat berharap bisa pulang setelah gencatan senjata diumumkan.
“Kami mengira akan merasakan kebahagiaan dan kembali ke rumah. Namun, yang terjadi justru kami masih menderita di kamp pengungsian dan tidur di atas alas seadanya,” kata pria berusia 51 tahun itu saat membawa dua jeriken air kembali ke tendanya.
Hampir seluruh dari lebih dari dua juta penduduk Gaza telah mengalami pengungsian setidaknya satu kali selama perang yang pecah setelah serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.
Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga pertengahan 2026, sebanyak 82 persen bangunan yang masih berdiri di Gaza mengalami kerusakan atau hancur. Kondisi itu membuat banyak warga tetap tinggal di tenda atau tempat penampungan darurat.
Kepadatan penghuni dan buruknya sanitasi di tempat-tempat pengungsian turut memicu wabah penyakit. Situasi tersebut memperlihatkan betapa beratnya kondisi kehidupan warga meskipun gencatan senjata telah berlangsung selama setahun.
Ahmed Shawan, seorang dokter di rumah sakit di Khan Yunis, Gaza selatan, mengatakan dirinya belum melihat dampak nyata gencatan senjata di lapangan.
“Sudah genap satu tahun sejak gencatan senjata diumumkan, tetapi keberadaannya hanya di atas kertas,” katanya.
Tahap kedua kesepakatan gencatan senjata seharusnya mencakup peralihan pemerintahan dari kelompok Hamas menuju pemerintahan baru yang dipimpin kalangan teknokrat.
Ali Shaath telah ditunjuk sebagai kepala Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG), badan baru yang disiapkan untuk mengelola wilayah tersebut. Namun, Hamas pada praktiknya masih memegang kendali keamanan, sementara Shaath belum banyak tampil di ruang publik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Feyenoord vs AZ Alkmaar: Sama-Sama Produktif, Laga Berpotensi Imbang
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Surabaya Panas! Keringat Penjahit, Kipas Angin Laris, dan Tagihan Listrik Bengkak
Prediksi Skor Barcelona vs Getafe di Liga Spanyol: Blaugrana Pesta Gol di Camp Nou
Prediksi Susunan Pemain Como vs AS Roma: Fabregas Siapkan Taktik Subbuteo
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022