Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 02.41 WIB

Konflik Gaza Picu Gelombang Solidaritas Warga Inggris yang Menuntut untuk Mengubah Kebijakan Israel

Konflik Gaza picu gelombang solidaritas warga inggris yang menuntut mengubah kebijakan Israel (Al-Jazeera) - Image

Konflik Gaza picu gelombang solidaritas warga inggris yang menuntut mengubah kebijakan Israel (Al-Jazeera)

JawaPos.com – Serangan Israel di Gaza sejak Oktober 2023 mendorong semakin banyak warga Inggris bergabung dalam gerakan solidaritas Palestina, bahkan ketika mereka menghadapi risiko hukum dan konsekuensi terhadap kehidupan pribadi.

Dilansir dari laman Al-Jzeera pada Jum'at (9/10), Sejumlah warga yang sebelumnya tidak pernah terlibat dalam aksi politik mulai mengikuti demonstrasi, menggalang bantuan kemanusiaan, menulis surat kepada anggota parlemen, serta mendesak pemerintah Inggris menghentikan penjualan senjata kepada Israel.

Claire, 52 tahun, dan Marji, 70 tahun, menjadi contoh warga yang semakin aktif menyuarakan dukungan terhadap Palestina setelah menyaksikan perkembangan konflik dan menilai kebijakan pemerintah Inggris perlu dipertanggungjawabkan.

Keterlibatan mereka meningkat di tengah kontroversi pelarangan kelompok Palestine Action pada 2025 dan penangkapan sejumlah demonstran yang diduga menunjukkan dukungan terhadap organisasi tersebut.

Claire menghadapi proses hukum berdasarkan Undang-Undang Terorisme Inggris, sedangkan Marji dan suaminya juga pernah ditangkap saat mengikuti aksi pro-Palestina dan masih menunggu kepastian mengenai kemungkinan dakwaan.

Meskipun menghadapi tekanan hukum dan kekhawatiran keluarga, keduanya menyatakan tetap berkomitmen menyuarakan penghentian kekerasan di Gaza serta menentang pembatasan terhadap kebebasan berekspresi.

Gerakan solidaritas Palestina di Inggris berkembang di berbagai sektor, termasuk seni, perkeretaapian, layanan keuangan, dan kelompok pekerja yang menentang keterlibatan tenaga kerja dalam mendukung Israel.

Aksi demonstrasi yang diikuti ratusan ribu orang menuntut penghentian penjualan senjata dan peninjauan hubungan diplomatik serta perdagangan Inggris dengan Israel.

Perkembangan ini berlangsung di tengah besarnya dampak kemanusiaan di Gaza, tempat serangan Israel sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 74.000 orang menurut angka yang disebutkan dalam laporan tersebut, sekaligus memperkuat tekad sebagian warga Inggris untuk terus menyuarakan solidaritas kepada rakyat Palestina.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore