Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2026 | 21.34 WIB

Presiden Masoud Pezeshkian Tiba di New York, Perang Iran-AS Masuk Babak Diplomasi di PBB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian tiba di New York, Amerika Serikat pada Selasa (22/9). (Al-Jazeera) - Image

Presiden Iran Masoud Pezeshkian tiba di New York, Amerika Serikat pada Selasa (22/9). (Al-Jazeera)

JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian tiba di New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB, ketika jalur diplomasi dengan Amerika Serikat kembali terbuka di tengah ancaman Donald Trump untuk menghancurkan Iran jika kesepakatan damai tak tercapai.

Mengutip Iran International, kedatangan Pezeshkian pada Selasa (22/9) malam waktu setempat menjadi momen penting karena Iran dan Amerika Serikat masih berada dalam konflik bersenjata. Ia dijadwalkan menyampaikan pidato di Sidang Umum PBB pada Rabu.

Pezeshkian sebelumnya mengatakan akan menggunakan kunjungannya untuk menyampaikan posisi Iran dan membela sikap Teheran terkait perang yang berlangsung.

Di tengah kedatangan Pezeshkian, pejabat Iran dan Amerika Serikat juga kembali melakukan pembicaraan di sela-sela agenda PBB.

Utusan khusus AS Steve Witkoff mengatakan delegasi kedua negara menyelesaikan pembicaraan melalui mediator. Menurut Witkoff, putaran diskusi tersebut diharapkan dapat menghasilkan perkembangan yang konstruktif.

Menurut laporan CBS News, pembicaraan itu menjadi kontak diplomatik penting setelah gencatan senjata sebelumnya gagal menghentikan konflik. Trump juga mengungkapkan bahwa masih akan ada pertemuan lanjutan antara kedua pihak.

Namun, belum ada terobosan yang diumumkan. Iran tetap menuntut Amerika Serikat menghentikan apa yang disebut Teheran sebagai tindakan agresi.

Salah satu persoalan yang ikut menjadi pembahasan adalah Selat Hormuz. Jalur tersebut merupakan rute penting bagi perdagangan energi dunia dan menjadi salah satu titik paling sensitif dalam konflik Iran-AS.

Trump Ancam Iran di Depan Sidang Umum PBB

Ketegangan diplomatik tersebut berlangsung hanya beberapa jam setelah Trump menyampaikan pidato di hadapan Sidang Umum PBB.

Dalam pidatonya, Trump mengatakan dirinya menghadapi pilihan antara membuat kesepakatan dengan Iran atau menghancurkan Republik Islam tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore