
Audio Trump mendadak hilang saat press conferenc. (Ilustrasi)
JawaPos.com - Suara Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak terdengar dalam konferensi pers pada Senin setelah TV pool Gedung Putih menghentikan liputan.
Rekaman video yang disediakan Gedung Putih tidak memiliki audio yang dapat digunakan untuk mendengar pernyataan Trump secara utuh.
Hilangnya audio tersebut menjadi dampak langsung dari keputusan jaringan televisi yang tergabung dalam TV pool untuk menghentikan penyediaan liputan bersama.
Keputusan itu diambil di tengah perseteruan antara pemerintahan Trump dan sejumlah media yang aksesnya ke Gedung Putih dibatasi.
Situasi ini membuat publik tidak mendapatkan rekaman audiovisual independen dari sejumlah kegiatan presiden yang biasanya diliput oleh TV pool.
Berawal dari pembatasan akses media
Perselisihan meningkat setelah Trump pada Jumat mengumumkan larangan bagi CNN, MS NOW, dan Politico untuk mengakses sejumlah kegiatan Gedung Putih. Sehari kemudian, kredensial media-media tersebut dicabut.
Trump menyebut media tersebut sebagai "FAKE NEWS".
CNN, MS NOW, dan Politico kemudian menggugat pemerintahan Trump. Mereka meminta akses ke Gedung Putih dipulihkan dengan alasan pembatasan tersebut melanggar Amandemen Pertama Konstitusi AS yang melindungi kebebasan pers.
Di tengah perselisihan itu, jaringan televisi yang selama ini bergantian menyediakan tayangan untuk TV pool memilih menghentikan penyediaan liputan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022