Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 September 2026 | 20.31 WIB

Jadi Mediator, Qatar-Pakistan Upayakan AS-Iran Kembali Berunding Akhiri Kebuntuan

Ilustrasi: Seorang petugas polisi berjalan melewati papan iklan mengenai negosiasi Amerika Serikat dan Iran, di luar pusat fasilitasi media di Islamabad, Pakistan, Sabtu, 11 April 2026. (Anjum Naveed/AP) - Image

Ilustrasi: Seorang petugas polisi berjalan melewati papan iklan mengenai negosiasi Amerika Serikat dan Iran, di luar pusat fasilitasi media di Islamabad, Pakistan, Sabtu, 11 April 2026. (Anjum Naveed/AP)

JawaPos.com - Selama hampir dua pekan, Tim mediasi Qatar telah membahas sejumlah usulan untuk memulai kembali pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran.

"Kami telah bertukar berbagai gagasan selama hampir dua pekan mengenai dimulainya kembali pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed al-Ansari, dilansir dari Antara, Senin (21/9).

Qatar telah bertindak sebagai mediator, bersama dengan Pakistan, untuk pembicaraan antara AS dan Iran.

Al-Ansari mengatakan tim mediator Qatar bekerja sama dengan Pakistan untuk terus berkomunikasi dengan kedua pihak dan berpindah dari satu ibu kota ke ibu kota lain guna mencari kemajuan dalam upaya tersebut.

"Kami bekerja melalui tim mediasi dengan Iran dan AS untuk melihat apakah pembicaraan dapat dilanjutkan. Para mediator kami saat ini bergerak di antara berbagai ibu kota dengan harapan dapat mencapai kemajuan dalam jalur ini," tambah al-Ansari kepada media Qatar dan dikutip Anadolu.

Qatar juga telah menerima jaminan dari para pejabat di pemerintahan AS bahwa AS ingin mencapai kesepakatan.

Al-Ansari mengatakan perlu solusi regional untuk mewujudkan stabilitas dan pemahaman internasional yang melindungi jalur-jalur perairan, seperti Selat Hormuz.

"Menempatkan jalur-jalur perairan di bawah kedaulatan satu negara saja dan menggunakannya sebagai senjata akan menciptakan preseden berbahaya bagi kita semua," ucapnya.

Pernyataan dari jubir Kemlu Qatar itu muncul setelah Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan keamanan, Minggu, yang menyatakan bahwa akibat ketegangan di Timur Tengah, situasi keamanan tetap rumit dengan potensi eskalasi tak terduga.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore