Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 September 2026 | 22.35 WIB

Kapal Feri MV Matui Tenggelam di Vanuatu, 1 Tewas dan Lebih dari 30 Orang Hilang

PM Vanuatu Jotham Napat menyebut lebih dari 30 orang masih hilang di laut setelah sebuah feri tenggelam (The Guardian) - Image

PM Vanuatu Jotham Napat menyebut lebih dari 30 orang masih hilang di laut setelah sebuah feri tenggelam (The Guardian)

JawaPos.com - Satu orang meninggal dunia dan lebih dari 30 lainnya masih hilang setelah kapal feri MV Matui tenggelam di perairan Vanuatu dalam kondisi laut yang sangat buruk. Operasi pencarian korban masih berlangsung, sementara otoritas mulai mengalihkan fokus pencarian dari perairan terbuka ke wilayah pesisir.

Dilansir dari Al Jazeera, MV Matui berangkat pada Jumat dari Pulau Santo menuju Pulau Ambae, di bagian utara Vanuatu. Kapal membawa lebih dari 40 penumpang dan awak ketika berlayar dalam kondisi laut yang dilaporkan sangat bergelombang.

Namun, kapal tidak pernah tiba di Ambae. Kantor Perdana Menteri Vanuatu Jotham Napat mengatakan sejauh ini 15 orang telah ditemukan dalam keadaan hidup, sementara satu jenazah berhasil dievakuasi dari laut.

Pemerintah Vanuatu menyatakan lebih dari 30 orang lainnya masih hilang di laut. Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan untuk menemukan korban yang kemungkinan masih bertahan hidup.

"Kami menyampaikan duka mendalam dan doa kepada keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta," kata kantor Perdana Menteri Vanuatu Jotham Napat dalam pernyataan pada Minggu (13/9/2026), seperti dikutip The Guardian. 

Pemerintah juga menyampaikan harapan agar para penyintas dapat segera pulih serta meminta keluarga korban tetap mendapat dukungan selama proses pencarian berlangsung.

Sementara itu, upaya penyelamatan dan evakuasi masih berlangsung dan melibatkan bantuan internasional. Maritime Rescue Coordination Centre di Kaledonia Baru turut membantu operasi pencarian, sementara sebuah pesawat Angkatan Bersenjata Prancis dikerahkan pada Minggu pagi untuk mendukung pencarian dari udara. Pusat koordinasi mengatakan 12 orang berhasil ditemukan pada Minggu pagi.

Seiring perkembangan operasi, pencarian di perairan terbuka mulai dikurangi. Tim penyelamat kini mengarahkan perhatian ke pesisir tenggara Vanuatu karena arus laut diduga dapat membawa penyintas atau korban ke wilayah tersebut.

Matai Seremaiah, anggota parlemen untuk Luganville yang ikut membantu pencarian, mengatakan wilayah pesisir tenggara menjadi salah satu titik utama yang akan diperiksa. Perubahan strategi ini dilakukan dengan mempertimbangkan kemungkinan pergerakan korban akibat arus laut setelah kapal tenggelam.

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore