
Ilustrasi perang. (Freepik)
JawaPos.com - Pasukan bersenjata Kolombia melancarkan serangan udara terhadap kamp mantan pemberontak Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) di wilayah administratif (departemen) Guaviare, menewaskan 20 orang, kata Presiden Abelardo de la Espriella, Selasa, dikutip dari ANTARA.
"Tadi malam, di departemen Guaviare, pasukan keamanan kami melancarkan serangan udara terhadap kamp narkoteroris yang dipimpin oleh Ivan Mordisco... Kami mengeliminasi 20 narkoteroris, menahan lima orang, dan membebaskan dua anak di bawah umur yang berada di kamp tersebut," kata de la Espriella dalam sebuah pesan video yang diunggah di media sosial X.
Di antara korban tewas terdapat pemimpin struktur Carolina Ramirez, yang juga dikenal dengan nama samaran Tigre dan Pintado, seorang sosok kepercayaan Mordisco, yang berhasil diidentifikasi melalui sidik jari, ujar sang presiden.
Baca Juga:Film Kolombia-Kanada ‘Where the River Begins’ Siap World Premiere di Toronto Film Festival
Di antara lima orang yang ditahan adalah pemimpin peringkat keempat dari struktur tersebut, yang dikenal dengan Victor.
Operasi di Guaviare tersebut diberi nama sandi Azarias.
Menurut sang presiden, pasukan Kolombia menyita 26 senapan, empat senapan mesin, tiga pistol, 10 perlengkapan lapangan, dan 13 rompi taktis di kamp tersebut.
Lima tahanan dan dua anak di bawah umur telah dievakuasi dari lokasi kejadian tersebut.
Serangan tersebut memberikan pukulan telak terhadap kemampuan militer, logistik, dan keuangan kelompok itu serta melemahkan kendali atas rute perdagangan narkoba, kata de la Espriella, seraya menambahkan bahwa operasi terhadap kelompok-kelompok bersenjata akan terus berlanjut.
"Kami semakin dekat dengan Mordisco. Kami datang untukmu, Mordisco. Anda tidak dapat meloloskan diri dari tindakan pemerintah dan keteguhan pasukan keamanan kami... Saat Anda paling tidak menyangkanya, sebuah bom akan jatuh menimpa Anda. Jangan salah. Saya akan membuat Anda membayar semua kerusakan yang telah Anda sebabkan di Kolombia," ujar presiden tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022