
Ilustrasi: Harga minyak dunia.(Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kompak naik pada perdagangan Kamis (22/10) pagi setelah serangan yang dilakukan kelompok Houthi di Arab Saudi kembali terjadi.
Situasi tersebut mendorong Amerika Serikat (AS) memerintahkan sejumlah diplomat dan anggota keluarga mereka untuk meninggalkan pos diplomatik di kerajaan tersebut.
Melansir Investing pada pukul 07:55 WIB, kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 1,20 poin atau 1,10 persen ke level 110,02 dolar per barel atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga yang diperdagangkan Rabu (20/10) pagi sebesar 109,54 dolar per barel.
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 0,87 poin atau 0,90 persen ke level 98,03 dolar per barel atau lebih rendah jika dibandingkan dengan harga yang diperdagangkan Rabu (21/10) pagi sebesar 98,50 dolar per barel.
Melansir Reuters, Departemen Luar Negeri AS berencana menarik anggota keluarga dari sejumlah pos diplomatik AS lainnya di kawasan tersebut. Hal itu disampaikan sejumlah pejabat AS kepada Reuters.
Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran menyerang sejumlah sasaran pada Rabu. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai delapan orang lainnya di sebuah bandara sipil di Dammam. Selain itu, dua orang tewas akibat serangan pesawat nirawak di sebuah ladang minyak Arab Saudi.
Ledakan juga terdengar di Sirik, wilayah Iran bagian selatan. Media Iran melaporkan pada Rabu bahwa penyebab dan asal ledakan tersebut belum diketahui.
Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan kepada Financial Times bahwa Iran sepenuhnya siap mempertahankan diri. Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa AS tidak dapat mengharapkan adanya dialog selama masih memberlakukan blokade dan ancaman terhadap Iran.
Data Kpler menunjukkan sedikitnya 18 serangan terhadap kapal terjadi selama dua pekan terakhir. Analis LSEG memperingatkan bahwa Iran menargetkan kapal tanker hingga wilayah yang jauh di luar Selat Hormuz, termasuk Teluk Oman. Situasi ini mengancam aktivitas pemuatan minyak mentah dari kawasan Teluk serta transfer minyak antarkapal yang mendukung distribusi minyak regional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

KPK Dalami Dugaan Korupsi di Sultra dengan Nilai Kerugian Ditaksir Rp 328 Miliar
Prediksi Skor Roma vs Slovan Bratislava di Liga Champions: I Giallorossi Tak Mau Malu Lagi!
4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Prediksi Susunan Pemain Sabah FK vs Borussia Dortmund: Daniel Svensson Siap Duel
Prediksi Skor Bhayangkara FC Vs PSIM Jogja di Super League: Misi Berat Laskar Mataram Curi Poin
Prediksi Fenerbahce vs Slavia Praha di Liga Champions: Tuan Rumah Bidik Kemenangan Perdana
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng FC vs Java United FC: Tim Tamu Siap Curi Poin
Prediksi Skor Isenmulang FC vs Java United: Laskar Kepodang Emas On Fire
Prediksi Skor Vasco da Gama vs Boca Juniors: Duel Ketat demi Tiket Final Copa Sudamericana
Bukan Sekadar Aransemen Ulang, Freya Sebut REVOICE Buka Sisi Lain JKT48

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022