
Jang Miran, 37, yang sempat dilaporkan hilang di Pulau Jeju. Belakangan, dia diketahui telah meninggal dunia. (Keluarga Jang Miran)
JawaPos.com - Pulau Jeju, salah satu destinasi favorit wisatawan di Korea Selatan, tengah menjadi sorotan setelah empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
Dua di antaranya merupakan kasus yang diduga ditutup secara palsu oleh polisi berinisial A. Kasus tersebut kemudian berkembang menjadi skandal kepolisian dan memicu berbagai spekulasi tentang keamanan Pulau Jeju.
Namun, sejauh penyelidikan hingga Kamis, 27 Agustus 2026, belum ada bukti bahwa keempat kasus tersebut merupakan satu rangkaian tindak kriminal. JawaPos.com menyusun berdasarkan perkembangan penyelidikan dan pemberitaan media Korea hingga Kamis, 27 Agustus 2026.
Kasus yang paling menyita perhatian adalah hilangnya Jang Miran, perempuan berusia 37 tahun yang tinggal di wilayah Hallim, Jeju.
Dilansir dari Yonhap News Agency (YNA), Jang terakhir diketahui meninggalkan tempat tinggalnya pada malam 12 Mei 2026. Pacarnya kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada polisi pada 15 Mei pukul 18.43.
Sekitar dua setengah jam setelah laporan diterima, polisi berinisial A yang bertugas saat itu menyatakan Jang sudah berhasil dihubungi. Kepada pelapor, A disebut mengatakan Jang tidak ingin keberadaannya diberitahukan kepada keluarga.
A kemudian memasukkan Jang ke sistem sebagai korban kecelakaan lalu lintas sehingga datanya terhapus dari daftar pengelolaan orang hilang.
Masalahnya, penyelidikan berikutnya menemukan tidak ada catatan komunikasi antara A dan Jang. Bahkan, laporan Jeju MBC menegaskan bahwa polisi menemukan A memasukkan nomor telepon palsu dalam penanganan kasus orang hilang lainnya.
Polisi kemudian menduga A melakukan pembiaran tugas, pemalsuan serta penggunaan catatan elektronik resmi dan mengganggu pelaksanaan tugas melalui informasi palsu.
A kemudian ditahan dan dijerat atas dugaan kelalaian dalam menjalankan tugas, pemalsuan serta penggunaan catatan elektronik resmi, dan mengganggu pelaksanaan tugas dengan informasi palsu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022