
Warga tidur di stasiun JR Chiba karena transportasi lumpuh pada Jumat (14/8). (Kyodo)
JawaPos.com - Hujan ekstrem yang mengguyur Jepang bagian timur menewaskan enam orang dan melumpuhkan transportasi di Prefektur Chiba, wilayah yang berada dekat Tokyo.
Seperti dilansir Kyodo, Jumat (14/8), hujan deras mengguyur Chiba sejak Kamis dan berlanjut hingga Jumat pagi. Badan Meteorologi Jepang sempat mengeluarkan peringatan hujan Level 5, tingkat tertinggi, di lebih dari sepertiga wilayah administratif di prefektur tersebut.
Kota Chiba dan Ichikawa serta sejumlah wilayah lainnya mulai meminta warga segera mengambil langkah keselamatan pada Kamis malam. Banjir merendam berbagai ruas jalan, membuat kendaraan tidak dapat bergerak dan menyebabkan kemacetan panjang.
Badan Meteorologi Jepang juga mengeluarkan peringatan Level 5 untuk risiko longsor di sejumlah wilayah, termasuk Kota Chiba dan Ichihara. Seluruh peringatan tersebut diturunkan levelnya pada Jumat pagi.
Hujan ekstrem dipicu aliran udara hangat dan lembap ke Jepang bagian timur yang bertemu dengan udara dingin di lapisan atas. Kondisi tersebut membuat atmosfer sangat tidak stabil. Hujan deras masih berpotensi berlanjut di Chiba dan wilayah sekitarnya hingga Jumat.
Menurut Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang, perintah evakuasi sempat diberlakukan untuk lebih dari 400.000 orang di Chiba dan Prefektur Ibaraki.
Hingga pukul 11.00 Jumat, sekitar 102.600 warga di Prefektur Chiba masih berada dalam perintah evakuasi. Seluruh perintah evakuasi di Ibaraki telah dicabut.
Lebih dari 200 tempat pengungsian didirikan di Chiba, Ibaraki, Saitama, dan Gunma, menurut Kantor Kabinet Jepang.
Seorang pria yang terlihat berada di tengah banjir di jalan yang terendam di Ichikawa kemudian dipastikan meninggal dunia. Pemerintah Prefektur Chiba juga melaporkan seorang perempuan berusia 66 tahun tewas setelah terjebak di dalam mobil di jalan yang terendam di Sakura.
Polisi mengatakan seorang pria lainnya ditemukan tidak sadarkan diri di jalan yang kebanjiran di Yachiyo dan kemudian dipastikan meninggal dunia. Pemerintah prefektur juga melaporkan seorang pria yang ditemukan tergeletak di Sakura meninggal dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022