
Ilustrasi situasi perairan di Selat Hormuz. (Reuters)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa pembicaraan antara Washington dan Teheran menunjukkan perkembangan yang positif. Pernyataan tersebut memunculkan harapan bahwa kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia, dapat segera tercapai.
Jika tercapai, pembukaan kembali Selat Hormuz diyakini akan memulihkan arus perdagangan energi global, meredakan gejolak pasar, sekaligus membuka jalan bagi pembahasan yang lebih luas mengenai program nuklir Iran dan upaya mengakhiri konflik yang telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
Dalam wawancara dengan Fox News pada Selasa (4/8) malam, Trump mengatakan para mediator telah mencatat kemajuan dalam perundingan, meski menurutnya Iran belum secara terbuka mengakui perkembangan tersebut.
Baca Juga:KPK Duga Ada Pejabat Kemenhut Selain Raja Juli Antoni Terima SGD 12.500 dari Bupati Kuansing
"Kami melakukan diskusi yang sangat baik. Mereka tidak suka mengakui itu," kata Trump.
Trump juga mengungkapkan bahwa sejumlah mitra Amerika Serikat di Timur Tengah sempat meminta Washington menunda rencana serangan terhadap Iran pada akhir pekan lalu. Mereka menilai jalur diplomasi masih layak diberi kesempatan terakhir sebelum konflik kembali meningkat.
Sejumlah laporan awal menyebutkan Iran dan Oman mulai mengerucutkan skema pembukaan kembali Selat Hormuz. Dalam rancangan tersebut, kapal-kapal yang memasuki Teluk Persia akan melintasi jalur yang berada di bawah kendali Iran, sementara jalur keluar akan melewati perairan yang dikelola Oman.
Para mediator berharap mekanisme tersebut mampu mengembalikan lalu lintas pelayaran internasional di Selat Hormuz ke kondisi normal. Jalur ini selama ini menjadi salah satu titik paling vital bagi distribusi minyak dunia sehingga setiap gangguan langsung memengaruhi pasokan energi dan harga minyak global.
Meski optimistis terhadap hasil negosiasi, Trump tetap melontarkan peringatan keras kepada Iran apabila kembali membatalkan kesepakatan.
"Selat itu akan segera dibuka, atau [Iran] akan terpukul sangat keras - dan kemudian selat itu akan dibuka," ujar Trump.
Ia juga menegaskan bahwa kesempatan kali ini merupakan peluang terakhir bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan jangka panjang dengan Amerika Serikat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
