Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Juli 2026 | 04.16 WIB

Jepang Cabut Peringatan Tsunami Pasca-Gempa Magnitudo 7,1 Melanda Wilayah Kyushu

Ilustrasi Tsunami. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Tsunami. (Istimewa)

JawaPos.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,1 mengguncang wilayah barat daya Jepang pada Selasa (28/7) sore waktu setempat. Otoritas Jepang sempat mengeluarkan peringatan tsunami, namun status tersebut dicabut kurang dari dua jam kemudian setelah ancaman gelombang besar dinyatakan mereda.

Meski peringatan tsunami telah berakhir, gempa kuat itu tetap menyebabkan sejumlah dampak. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan beberapa orang mengalami luka-luka, sejumlah bangunan runtuh, dan kebakaran dilaporkan terjadi di beberapa lokasi terdampak.

Melansir TRT World, gempa terjadi pada pukul 16.27 waktu setempat (07.27 GMT) dengan pusat berada di Pulau Kyushu, wilayah barat daya Jepang. Badan Meteorologi Jepang atau Japan Meteorological Agency (JMA) menyebut guncangan mencapai level tujuh pada skala intensitas Shindo, tingkat tertinggi dalam sistem pengukuran gempa di Jepang.

Sebelumnya, JMA memperkirakan tsunami setinggi hingga satu meter berpotensi menghantam pesisir sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Karena itu, warga di kawasan pantai diminta segera menjauh dari garis pantai dan mengikuti arahan evakuasi.

Namun, setelah melakukan pemantauan lanjutan terhadap kondisi laut, badan tersebut mencabut peringatan tsunami melalui situs resminya kurang dari dua jam setelah gempa terjadi.

Di tengah kekhawatiran terhadap fasilitas vital, Otoritas Regulasi Nuklir Jepang memastikan belum menemukan adanya gangguan langsung di seluruh pembangkit listrik tenaga nuklir yang berada di wilayah terdampak.

Perusahaan utilitas Kyushu Electric Power juga menyatakan tiga reaktor nuklir yang sedang beroperasi saat gempa mengguncang tetap berjalan normal tanpa indikasi masalah.

Sebagai informasi juga, Jepang sendiri merupakan salah satu negara dengan aktivitas seismik tertinggi di dunia karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire). Gempa berkekuatan besar kerap terjadi, meski negara tersebut memiliki sistem mitigasi bencana dan standar bangunan tahan gempa yang sangat ketat.

Sebelumnya, pada 25 Juni lalu, gempa berkekuatan M 7,2 juga mengguncang wilayah utara Jepang. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan besar, peristiwa itu kembali mengingatkan tingginya risiko aktivitas tektonik di negara tersebut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore