Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 Juli 2026 | 01.14 WIB

AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Stok Amunisi Dilaporkan Sudah Menipis

Ilustrasi rudal Tomahawk AS. (Apa) - Image

Ilustrasi rudal Tomahawk AS. (Apa)

JawaPos.com - Amerika Serikat untuk sementara menghentikan serangan udara ke Iran setelah hampir lima bulan konflik berlangsung. Keputusan ini memicu spekulasi bahwa memang benar Washington mulai menghadapi keterbatasan stok amunisi pertahanan.

Sepanjang Minggu (26/7), Iran kembali melewati malam tanpa serangan udara dari AS. Di saat yang sama, tidak ada laporan mengenai serangan balasan Iran terhadap negara-negara yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika di kawasan Timur Tengah.

Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru memasuki bulan kelima dan semakin meningkatkan tekanan politik terhadap Presiden Donald Trump menjelang pemilu sela (midterm) Amerika Serikat pada November mendatang.

Sejumlah media Amerika melaporkan penghentian sementara operasi tersebut bukan semata-mata untuk membuka ruang negosiasi, tetapi juga dipengaruhi oleh menipisnya persediaan amunisi penting militer AS.

CNN, mengutip seorang sumber Pentagon yang tidak disebutkan namanya, menyebut operasi militer terhadap Iran saat ini 'ditahan sementara' meski Trump sebelumnya mengancam akan melancarkan serangan pada tingkat yang 'jauh lebih tinggi'.

Laporan The New York Times juga menyebut rencana peningkatan operasi militer ditunda sebagian karena kekhawatiran terhadap menyusutnya stok rudal pencegat Patriot dan sejumlah sistem pertahanan lainnya.

Selain persoalan logistik, Washington juga mempertimbangkan risiko perang yang semakin meluas di Timur Tengah, memburuknya hubungan dengan negara-negara Teluk yang menjadi sekutu AS, hingga dampaknya terhadap perekonomian global.

Dalam pertemuan di Gedung Putih pada Jumat lalu, Wakil Presiden JD Vance dan Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine dilaporkan sama-sama mengingatkan Trump mengenai konsekuensi apabila konflik terus diperluas.

Menurut CNN, Caine menyampaikan bahwa militer mampu menjalankan seluruh opsi yang tersedia, namun tetap mengingatkan adanya risiko besar dari setiap eskalasi yang dipilih.

Trump Belum Putuskan Lanjutkan Serangan

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore