
Sebuah tangkapan layar dari media sosial memperlihatkan jembatan yang rusak di Bandar Khamir, Provinsi Hormozgan, Iran. (Media Sosial/Reuters)
JawaPos.com - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat tajam. Pada Jumat (17/7), AS memperluas serangan udara dengan menyasar sejumlah infrastruktur penting Iran, termasuk jembatan, fasilitas energi, pelabuhan strategis, hingga bandara.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan ke sejumlah negara sekutu AS di Timur Tengah, memperluas risiko konflik regional.
Eskalasi terbaru itu terjadi saat pertempuran memasuki hari ketujuh dan semakin mengancam stabilitas kawasan, termasuk jalur pelayaran Selat Hormuz yang menjadi salah satu urat nadi pasokan minyak dan gas dunia.
Televisi pemerintah Iran melaporkan serangan udara AS menghantam sejumlah jembatan di Provinsi Hormozgan, Iran selatan, yang menjadi jalur penting menuju Pelabuhan Bandar Abbas. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas akibat serangan tersebut.
AS juga menggempur Pelabuhan Chabahar di Teluk Oman hingga merobohkan sebuah menara yang menurut militer AS digunakan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk mendukung operasi terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz.
Selain itu, sasaran lain mencakup fasilitas kelistrikan serta Bandara Iranshahr.
Kementerian Energi Iran kemudian meminta masyarakat mengurangi konsumsi listrik dan penggunaan pendingin udara karena jaringan listrik mengalami tekanan berat setelah fasilitas energi menjadi sasaran serangan.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
