
Ilustrasi AS dan Iran kembali saling serang. (Dunya News).
JawaPos.com - Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan udara ke Iran pada Kamis (9/7) waktu setempat, memicu eskalasi baru yang menyeret sejumlah negara Teluk.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan ke Bahrain, Kuwait, dan Qatar, sementara Presiden AS Donald Trump menyatakan gencatan senjata sementara yang sebelumnya disepakati kini praktis telah berakhir.
Gelombang serangan terbaru ini meningkatkan kekhawatiran bahwa perang di kawasan Teluk Persia kembali membesar, meski jalur negosiasi menuju kesepakatan damai permanen masih dibuka.
Militer Amerika Serikat menyebut operasi udara tersebut ditujukan untuk semakin melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam kebebasan pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital yang sebelum perang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam dunia.
Serangan itu dilakukan hanya beberapa jam setelah Trump menuding Iran berada di balik serangan terhadap kapal-kapal dagang di Selat Hormuz. Menurutnya, aksi tersebut menjadi bukti bahwa gencatan senjata yang rapuh sudah tidak lagi berlaku.
Usai menghadiri KTT NATO di Turki, Trump mengunggah sejumlah video yang diklaim memperlihatkan ledakan di Iran melalui media sosial miliknya. Ia juga memperingatkan Teheran agar tidak kembali menyerang pelayaran internasional.
"Ini adalah pembalasan atas pemboman kapal-kapal oleh Iran kemarin. Jika itu terjadi lagi, itu akan menjadi jauh lebih buruk!" tulis Trump mengutip AP News.
Meski sebelumnya mengatakan konflik terbaru tidak akan berkembang menjadi operasi militer jangka panjang, Trump juga memberi sinyal bahwa Washington siap meningkatkan tekanan terhadap Iran.
"Apa pun yang terjadi akan terjadi dengan sangat cepat," kata Trump, seraya menambahkan bahwa militer Amerika mungkin akan 'menyelesaikan pekerjaannya'.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022