
Dalam kondisi damai, sekitar 20 persen pasokan minyak dunia dan gas alam cair global melintasi Selat Hormuz / Foto: (Al Jazeera)
JawaPos.com - Militer Iran menyatakan pada Rabu siap menyerang semua pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah apabila Washington kembali melancarkan serangan terhadap Iran.
Pada Rabu dini hari, pasukan Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan besar terhadap Iran.
Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas dugaan tindakan Iran yang menargetkan kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
“Konsekuensi dari pelanggaran gencatan senjata yang berulang (oleh Amerika Serikat) menjadi tanggung jawab Amerika Serikat yang kriminal. Seluruh pangkalan mereka akan menjadi sasaran yang sah untuk diserang menggunakan drone militer,” demikian pernyataan militer Iran yang dikutip kantor berita resmi IRNA.
Militer Iran juga mengatakan telah menyerang target di Pangkalan Udara Sheikh Isa di Bahrain.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menargetkan Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait serta Pelabuhan Salman di Bahrain, yang berada dalam wilayah tanggung jawab Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat.
Baca Juga:AS Gempur Lebih dari 80 Target Iran, Teheran Balas Serang Pangkalan Militer di Kuwait dan Bahrain
Adapun Menurut Axios, serangan yang dilancarkan militer AS itu mengincar sistem pertahanan udara, sistem pengawasan pesisir, instalasi rudal darat-ke-udara, titik peluncuran rudal jelajah anti-kapal dan pesawat nirawak, serta fasilitas pelabuhan di Iran.
Seorang pejabat AS juga mengatakan kepada Axios bahwa serangan terbaru ini lebih kuat empat hingga lima kali lipat dari serangan pada 10 hari lalu.
Adapun pada Selasa, laporan media nasional Iran IRIB menyebutkan sebuah kapal Qatar, Al-Rekayyat, berusaha melewati Selat Hormuz melalui jalur Oman dengan dukungan Angkatan Laut AS. Tetapi, kapal tersebut menjadi sasaran serangan setelah sejumlah peringatan disampaikan.
PBS News melaporkan tiga kapal tanker tertembak proyektil di Selat Hormuz baru-baru ini.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
