
Ilustrasi situasi perairan di Selat Hormuz. (Reuters)
JawaPos.com - Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer besar-besaran ke Iran pada Selasa sebagai balasan atas dugaan serangan Teheran terhadap tiga kapal dagang yang melintas di Selat Hormuz.
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain, sehingga meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap runtuhnya gencatan senjata yang masih rapuh antara kedua negara.
Konflik terbaru ini terjadi ketika Washington dan Teheran masih berupaya merundingkan kesepakatan permanen untuk mengakhiri perang yang pecah setelah serangan gabungan AS dan Israel ke Iran pada Februari lalu.
Eskalasi tersebut juga memicu lonjakan harga minyak dunia karena Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak global sebelum perang berlangsung.
Sebelumnya, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (Centcom) menyatakan serangan tersebut merupakan respons langsung atas aksi Iran terhadap kapal-kapal komersial di perairan internasional.
"Pasukan Komando Pusat AS telah mulai meluncurkan serangkaian serangan kuat terhadap Iran untuk membebankan biaya berat untuk menargetkan dan menyerang kapal komersial yang diawaki oleh warga sipil tak berdosa di jalur air internasional," tulis Centcom melalui akun X.
Centcom menambahkan bahwa serangan Iran terhadap tiga kapal dagang dinilai sebagai tindakan agresif yang tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan telah melancarkan operasi gabungan rudal dan drone yang menyasar sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.
Target serangan disebut mencakup Bandar Salman, kawasan Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain, serta Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait. IRGC juga mengklaim berhasil menembak jatuh drone pengintai MQ-9 milik AS.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
