Mojtaba Khamenei
JawaPos.com - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan, negara-negara Timur Tengah "tidak akan lagi menjadi tameng pangkalan militer AS" di kawasan itu. Hal ini disampaikan Mojtaba pada Selasa (26/5), dalam pesan untuk menandai puncak ibadah haji, seperti dilansir kantor berita pemerintah Iran, IRNA.
Ia juga mengatakan Amerika Serikat tidak akan lagi memiliki "zona aman" di Timur Tengah (Timteng).
Dilansir dari Antara, Ia menyerukan negara-negara Muslim dan negara lain di kawasan untuk memperjuangkan kepentingan bersama dalam membentuk tatanan regional dan global baru.
"Saya dengan tulus mengundang seluruh negara dan pemerintahan Islam untuk menjalin persahabatan dan kerja sama demi kepentingan bersama," kata Mojtaba.
Seruan itu muncul di tengah upaya mediasi yang dipimpin Pakistan untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari dan memicu serangan balasan dari Iran.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April dan kemudian diperpanjang tanpa batas waktu oleh Presiden AS Donald Trump.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
