
Ilustrasi gempa bumi. (Freepik)
JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela menyatakan, jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang melanda Venezuela utara bulan lalu bertambah menjadi 2.954 orang. Sementara 16.592 orang lainnya terluka.
Dilansir dari Antara, Minggu (5/7), menurut kementerian, sejauh ini 6.462 orang telah diselamatkan setelah gempa yang memengaruhi 856 bangunan, di mana 190 bangunan di antaranya roboh.
Pernyataan tersebut mengatakan bahwa sebanyak 3.281 petugas penyelamat internasional dikerahkan di daerah yang terkena gempa, sementara Caracas menempatkan 29.567 personel untuk upaya bantuan.
Tim penyelamat tetap ditempatkan di daerah yang paling parah terdampak untuk memastikan keselamatan publik dan mendukung upaya pemulihan dan rekonstruksi yang sedang berlangsung.
Menurut Survei Geologi AS (USGS), pada 24 Juni, dua gempa bumi dengan magnitudo 7,2 dan 7,5 melanda negara Amerika Selatan tersebut, dengan selang waktu 39 detik.
Kementerian mengatakan bahwa sejauh ini telah terjadi 942 gempa susulan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Prediksi Skor Arema FC vs Bhayangkara FC: Berpeluang Imbang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Isenmulang Kalteng vs Persebaya di Super League, Green Force Berpeluang Curi Tiga Poin
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Susunan Pemain Persik vs Madura United: Reina Siapkan Strategi Terbaik
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Suahasil Buka Suara soal Pembagian Tugas Tiga Wamenkeu, Ini Fokusnya!
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Emil Audero Incar Poin di Kandang
Adhyaksa FC Bekasi Vs PSGC Ciamis: Misi Bangkit Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022