Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Mei 2026 | 06.21 WIB

Jensen Huang Soroti Lonjakan Kebutuhan Listrik Taiwan, Pemerintah Tambah 5,2 GW Kapasitas Gas

CEO Nvidia Jensen Huang saat berkunjung ke Taiwan (SCMP) - Image

CEO Nvidia Jensen Huang saat berkunjung ke Taiwan (SCMP)

JawaPos.com - Kunjungan CEO Nvidia, Jensen Huang, ke Taiwan kembali menempatkan isu energi sebagai sorotan utama dalam dinamika industri kecerdasan buatan (AI) global yang tengah mengalami percepatan pesat. Di Taiwan, lonjakan permintaan listrik ikut terdorong oleh perluasan manufaktur semikonduktor yang semakin terintegrasi dengan sistem berbasis AI dalam rantai produksinya.

Dalam pernyataannya selama kunjungan dua pekan di Taiwan, Huang menegaskan bahwa transformasi industri berbasis AI membawa konsekuensi langsung terhadap konsumsi energi. Dia menyebut bahwa pertumbuhan sektor manufaktur yang ditopang teknologi canggih menuntut ketersediaan listrik dalam skala yang jauh lebih besar dibanding sebelumnya.

"Industri manufaktur Taiwan berkembang pesat dan membutuhkan lebih banyak listrik," ujar Jensen Huang dalam pernyataan yang disampaikan di sela agenda pertemuan dengan pelaku industri teknologi di Taipei.

Dilansir dari Digitimes Asia, Jumat (29/5/2026), Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan (MOEA) merespons pernyataan tersebut dengan menegaskan bahwa lonjakan kebutuhan listrik akibat pertumbuhan AI telah masuk dalam perencanaan energi jangka panjang negara. Pemerintah Taiwan juga menekankan bahwa negaranya memiliki posisi strategis dalam ekosistem semikonduktor global, sehingga kebutuhan energi berbasis AI menjadi bagian dari prioritas nasional.

MOEA mengonfirmasi bahwa empat unit pembangkit listrik tenaga gas baru dengan total kapasitas 5,2 gigawatt akan mulai ditambahkan ke jaringan listrik nasional pada akhir 2026. Penambahan ini difokuskan pada fasilitas milik Taiwan Power Company di Taichung dan Hsinta, sebagai bagian dari penguatan ketahanan sistem kelistrikan di tengah meningkatnya permintaan industri digital.

Perdana Menteri Taiwan, Jung-tai Cho, menyatakan bahwa pemerintah tengah menjalankan "transisi energi tahap kedua" yang berfokus pada peningkatan kapasitas sekaligus perbaikan kualitas pasokan energi. Dalam kerangka tersebut, sejumlah pembangkit berbahan bakar batu bara akan secara bertahap dialihkan menjadi pembangkit listrik tenaga gas untuk meningkatkan efisiensi dan menekan emisi karbon.

Cho juga menegaskan bahwa berdasarkan perhitungan Taiwan Power Company, pasokan listrik nasional diperkirakan tetap aman hingga 2032. Dia menambahkan bahwa pemerintah masih melakukan kajian terhadap fasilitas nuklir melalui otoritas keselamatan nuklir yang sedang mengevaluasi laporan inspeksi mandiri serta rencana pengoperasian kembali beberapa unit.

Lebih lanjut, Cho menekankan bahwa Taiwan memiliki tanggung jawab dalam menjaga stabilitas rantai pasok industri global. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen menyediakan energi yang bersih, stabil, dan andal di tengah meningkatnya tekanan dari transformasi industri berbasis AI serta dinamika geopolitik internasional.

MOEA juga menjelaskan bahwa tambahan kapasitas gas tidak berhenti pada 2026. Pada periode 2027 hingga 2031, sejumlah unit baru akan mulai beroperasi secara bertahap di pembangkit Tunghsiao, Talin, serta fasilitas swasta Kuo Kuang dan Mailiao. Ekspansi ini dirancang untuk memastikan sistem energi mampu mengikuti laju pertumbuhan industri AI dan manufaktur canggih.

Di sisi lain, pemerintah Taiwan juga menjaga stabilitas ekonomi domestik dengan mempertahankan harga gas minyak cair (LPG) hingga Juni 2026 melalui penyerapan sebagian kenaikan biaya. Kebijakan ini ditempuh untuk meredam tekanan inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian global.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore