Foto berkas yang dirilis 5 November 2019, oleh Organisasi Energi Atom Iran, menunjukkan mesin sentrifuge di fasilitas pengayaan uranium Natanz di Iran tengah. (Atomic Energy Organization of Iran/AP)
JawaPos.com - Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Bagheri, menegaskan uranium yang diperkaya bukan bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung untuk mengakhiri konfliknya dengan AS.
“Isu ini tidak ada dalam agenda negosiasi,” kata Bagheri dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars, dilansir dari Antara, Rabu (27/5).
Komentar tersebut disampaikan di sela-sela konferensi keamanan internasional di Moskow, Rusia.
Di lain pihak, Presiden AS Donald Trump pada Senin (25/5) mengatakan persediaan uranium yang diperkaya milik Iran akan segera diserahkan kepada Washington untuk dimusnahkan atau dihancurkan di lokasi yang disepakati bersama Teheran.
Pernyataan tersebut muncul ketika Washington dan Teheran melanjutkan proses diplomatik yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu pembalasan dari Iran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
