
Ilustrasi negosiasi perundingan damai Amerika Serikat dan Iran dimediasi Pakistan. (ANTARA/Anadolu/py)
JawaPos.com - Iran menegaskan bahwa uranium yang diperkaya bukan bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung untuk mengakhiri konfliknya dengan AS, kata wakil sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Bagheri, Rabu.
“Isu ini tidak ada dalam agenda negosiasi,” kata Bagheri dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars.
Komentar tersebut disampaikan di sela-sela konferensi keamanan internasional di Moskow, Rusia.
Di lain pihak, Presiden AS Donald Trump pada Senin (25/5) mengatakan persediaan uranium yang diperkaya milik Iran akan segera diserahkan kepada Washington untuk dimusnahkan atau dihancurkan di lokasi yang disepakati bersama Teheran.
Pernyataan tersebut muncul ketika Washington dan Teheran melanjutkan proses diplomatik yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang dimulai dengan serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu pembalasan dari Iran.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
