
Rombongan kapal Global Sumud Flotilla di perairan Siprus, Mediterania Timur. (Dok/Thoudy Badai/Republika)
JawaPos.com - Aktivis yang ditahan dari Global Sumud Flotilla yang menuju Gaza mengalami sengatan listrik serta kekerasan fisik dan psikologis selama berada dalam tahanan Israel, menurut kesaksian yang didokumentasikan oleh kelompok hak asasi Israel, Adalah.
Adalah pada Rabu (20/5) menyatakan sedikitnya tiga aktivis dirawat di rumah sakit dengan luka serius, sementara puluhan lainnya diduga mengalami patah tulang rusuk dan kesulitan bernapas akibat kekerasan selama penahanan.
Adalah mengatakan tim hukumnya telah mengumpulkan kesaksian yang saling sesuai mengenai penggunaan sengatan listrik berulang terhadap para aktivis yang ditahan.
Kelompok itu juga mendokumentasikan laporan bahwa para tahanan dipaksa berada dalam posisi yang menyakitkan dan menghinakan selama pemindahan mereka ke Pelabuhan Ashdod, termasuk berjalan sambil membungkuk penuh ke depan dan berlutut dalam waktu lama.
Menurut Adalah, otoritas Israel juga secara paksa melepas jilbab beberapa aktivis perempuan yang ikut dalam armada tersebut.
Kelompok itu menyebut para tahanan diperkirakan akan dihadapkan pada pengadilan atau otoritas terkait pada Kamis untuk meninjau status penahanan mereka sebelum prosedur deportasi dilakukan.
Sebelumnya pada Rabu, Adalah menuduh otoritas Israel menjalankan kebijakan kriminal berupa penyiksaan dan penghinaan.
Tuduhan tersebut muncul setelah video yang dibagikan di media sosial oleh Otoritas Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, menunjukkan para aktivis berlutut dengan tangan diborgol di belakang punggung dan wajah menghadap lantai sementara lagu kebangsaan Israel diputar.
Para aktivis dipindahkan ke Pelabuhan Ashdod setelah Israel mencegat Global Sumud Flotilla di perairan internasional.
Informasi mengenai lokasi, status hukum, dan kondisi para tahanan juga “sangat dibatasi,” menurut Adalah.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
