
Mark Zuckerberg saat tampil dalam acara Meta Connect di Menlo Park (The Guardian)
JawaPos.com - Perlombaan kecerdasan buatan dunia kini tidak lagi hanya terlihat lewat peluncuran chatbot atau investasi pusat data bernilai miliaran dolar AS. Di balik layar, perusahaan teknologi raksasa mulai mengubah struktur kerja internal mereka secara agresif demi mengejar dominasi AI.
Perubahan besar terbaru terjadi di Meta, perusahaan milik Mark Zuckerberg, yang dilaporkan merombak pekerjaan ribuan pegawai untuk difokuskan ke divisi kecerdasan buatan.
Dilansir dari The Guardian, Rabu (20/5/2026), lebih dari 7.000 pekerja Meta diwajibkan berpindah ke tim baru yang berkaitan dengan pengembangan agen AI dan infrastruktur komputasi awan. Sebagian pegawai disebut akan ditempatkan pada tim pengembang cloud AI, sementara kelompok lain diarahkan ke proyek agen AI internal bernama sandi "Hatch".
Restrukturisasi ini menjadi bagian dari langkah agresif Meta mempercepat pengembangan teknologi AI generatif di tengah persaingan ketat dengan OpenAI, Google, dan Anthropic.
Baca Juga:Google Transformasi Mesin Pencarian Jadi Sistem AI Otonom dan Kembali Masuki Pasar Kacamata Pintar
Dalam memo internal yang dilihat The Guardian, Wakil Presiden Production Engineering Meta, Peter Hoose, mengatakan "pekerjaan, infrastruktur, dan produk kami pada dasarnya sedang berubah akibat percepatan AI yang terus berlangsung", serta menyebut "kecepatan pembangunan yang kami lakukan belum pernah terjadi sebelumnya, dan inilah jenis tantangan yang mendefinisikan kemampuan terbaik kami."
Namun, perubahan besar tersebut memicu kegelisahan di internal perusahaan. Salah seorang pegawai Meta mempertanyakan apakah pekerja yang "dipilih" akan dipindahkan secara wajib seperti kebijakan sebelumnya di tim Applied AI. Dalam komentar internal, pegawai itu menulis, "Apakah kata ‘dipilih’ berarti ini seperti perekrutan paksa gaya Applied AI dan bukan perpindahan sukarela?"
Sebelumnya, Meta telah memindahkan sedikitnya 1.000 insinyur ke tim pelabelan data bernama Applied AI atau AAI. Awalnya perusahaan menawarkan skema sukarela, tetapi kemudian menyampaikan kepada pekerja bahwa, "Perpindahan ini bukan pilihan." Pernyataan itu dinilai menandai perubahan budaya kerja Meta yang sebelumnya dikenal fleksibel, penuh fasilitas, dan memberi kebebasan besar kepada pegawai dalam memilih proyek kerja.
Selain memindahkan ribuan pegawai, Meta juga mulai memangkas struktur manajemen tradisional. Sejumlah manajer kehilangan bawahan langsung dan dialihkan menjadi pekerja teknis yang dituntut lebih banyak menghasilkan pekerjaan dibanding mengawasi tim. Tren serupa kini mulai terlihat di Silicon Valley seiring perusahaan teknologi mengadopsi AI untuk merampingkan organisasi dan menekan biaya operasional.
Seorang insinyur Meta yang identitasnya dirahasiakan menyebut perubahan itu mencerminkan pola manajemen yang semakin otoriter. "Struktur organisasi baru ini menunjukkan pergeseran strategi manajemen tingkat atas menuju mikro-otoritarianisme. Rasanya seperti perusahaan kini berkata: 'Tidak, kami yang menentukan apa yang harus Anda lakukan, dan sistem komando adalah jalan ke depan',"ujarnya kepada The Guardian.
Ketegangan internal semakin meningkat setelah Meta mulai meluncurkan alat pemantauan pekerja bernama Model Capability Initiative (MCI). Sistem tersebut merekam pergerakan mouse, penekanan tombol keyboard, aktivitas membuka laptop, hingga data salin-tempel pekerja untuk digunakan sebagai pelatihan model AI.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
