
Donald Trump kembali dari Beijing usai kunjungan kenegaraan yang diwarnai langkah pengamanan ketat terkait kekhawatiran spionase siber Tiongkok (X @EmilyLgoodin)
JawaPos.com - Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ke Beijing kembali memperlihatkan betapa rapuhnya hubungan Washington dan Beijing di balik diplomasi yang tampak hangat di depan publik.
Setelah menyelesaikan lawatan kenegaraan selama dua hari dan bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping, seluruh delegasi Amerika Serikat dilaporkan membuang berbagai barang yang diberikan pihak Tiongkok sebelum menaiki Air Force One untuk kembali ke Washington.
Langkah itu memicu perhatian luas karena dinilai mencerminkan tingkat ketidakpercayaan yang sangat tinggi dari pemerintah AS terhadap potensi pengawasan dan spionase siber Tiongkok.
Barang-barang yang dibuang disebut bukan hanya cendera mata biasa, tetapi juga ponsel khusus yang digunakan sementara selama kunjungan, pin resmi, lencana identitas, hingga berbagai souvenir dari pihak Tiongkok.
Dilansir dari The Economic Times, Minggu (17/5/2026), sejumlah pejabat AS dan anggota pers Gedung Putih terlihat membuang seluruh barang yang berasal dari Tiongkok ke dalam tempat sampah yang ditempatkan di dekat tangga pesawat Air Force One sesaat sebelum keberangkatan dari Bandara Internasional Beijing Capital. Insiden tersebut pertama kali diungkap oleh koresponden Gedung Putih New York Post, Emily Goodin, melalui unggahan di platform X.
Emily Goodin menulis, "Tidak ada apa pun dari Tiongkok yang diizinkan masuk ke pesawat." Ia juga menyebut seluruh delegasi AS diwajibkan membuang semua barang pemberian tuan rumah Tiongkok, termasuk hadiah, pin, lencana, dan barang kenang-kenangan lain. Menurut laporan yang beredar di kalangan wartawan peliput Gedung Putih, instruksi itu bersifat mutlak dan tidak memberi pengecualian apa pun terhadap barang-barang asal Tiongkok.
Tidak hanya itu, langkah pengamanan juga dilakukan terhadap perangkat elektronik pribadi. Beberapa laporan menyebut anggota delegasi AS sengaja meninggalkan seluruh perangkat pribadi mereka di Amerika Serikat sebelum berangkat ke Beijing. Sebagai gantinya, mereka hanya menggunakan "burner phone" atau telepon sementara yang bersih dari data pribadi selama kunjungan berlangsung.
Praktik penggunaan perangkat sementara sebenarnya sudah lama menjadi bagian dari prosedur keamanan pemerintah Amerika Serikat ketika melakukan perjalanan ke negara yang dianggap memiliki kemampuan pengawasan siber tinggi. Setelah perjalanan selesai, perangkat tersebut umumnya dimusnahkan atau diserahkan kembali guna mencegah kemungkinan pencurian data maupun penyadapan informasi sensitif.
Langkah ekstrem tersebut memperlihatkan besarnya kekhawatiran Washington terhadap kemampuan pengawasan digital Beijing. Pemerintah AS selama bertahun-tahun menuduh Tiongkok memiliki kapasitas siber yang mampu melakukan pelacakan, pengumpulan data, hingga operasi intelijen melalui perangkat elektronik maupun benda-benda tertentu yang dibawa keluar dari negara itu.
Padahal, secara terbuka kunjungan Trump ke Beijing diproyeksikan sebagai upaya mempererat hubungan kedua negara di tengah meningkatnya ketegangan global. Trump dan Xi Jinping beberapa kali tampil dalam agenda seremonial bersama dan memperlihatkan hubungan diplomatik yang relatif hangat di depan media internasional.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
