
Kapal dan perahu di Selat Hormuz, Musandam, Oman, 4 Mei 2026. (REUTERS/Stringer)
JawaPos.com - Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz kini dipandang sebagai aset strategis setara bom atom karena mampu mengguncang ekonomi global hanya dengan satu keputusan politik. Pernyataan keras ini muncul di tengah kebuntuan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) dan kembali meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk Persia.
Pemerintah Iran melalui pejabat tinggi, media pemerintah, hingga tokoh lingkaran elite Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, mulai terang-terangan menempatkan Selat Hormuz sebagai senjata geopolitik utama Tehran.
Jalur laut sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu disebut lebih penting dari sebelumnya, bahkan disejajarkan dengan program nuklir Iran yang selama puluhan tahun memicu sanksi Barat.
Penasihat senior Khamenei, Mohamad Mokhber, mengatakan kemampuan Iran mengendalikan Selat Hormuz memiliki kekuatan strategis setingkat bom atom.
“Ketika Anda memiliki kemampuan yang bisa memengaruhi seluruh ekonomi dunia hanya dengan satu keputusan, itu adalah kemampuan yang sangat besar,” ujar Mokhber kepada kantor berita Mehr.
Ia menegaskan Iran tidak akan melepaskan kendali atas selat tersebut dan bahkan berupaya mengubah tata kelola Selat Hormuz melalui jalur internasional maupun undang-undang domestik yang didorong parlemen garis keras Iran.
Ketegangan terbaru terjadi saat Washington masih menunggu respons Tehran terkait proposal kesepakatan yang dikirim melalui mediator. Namun Iran memberi sinyal tidak akan tunduk pada tekanan waktu dari Presiden AS Donald Trump.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan pemerintah masih mempelajari proposal Amerika Serikat.
“Kami melakukan pekerjaan kami sendiri, kami tidak memperhatikan tenggat waktu atau penentuan waktu,” kata Baghaei.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa negosiasi belum menunjukkan titik terang, sementara Iran justru meningkatkan retorika strategis terkait Selat Hormuz.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
