Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 April 2026 | 17.15 WIB

Diplomasi Panas Timur Tengah: Shehbaz Sharif dan Masoud Pezeshkian Bahas Perdamaian di Tengah Konflik Iran-AS

Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad, Pakistan, 3 Agustus 2025 - Image

Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad, Pakistan, 3 Agustus 2025

JawaPos.com - Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif melakukan percakapan telepon pada dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu (25/4). Kedua pemimpin tersebut membahas situasi regional yang berkembang dan upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas.

Percakapan yang berlangsung sekitar 50 menit itu berfokus pada perkembangan terkini, termasuk peran Islamabad dalam memfasilitasi dialog di tengah ketegangan yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir dari Anadolu, Sharif menyambut baik partisipasi delegasi Iran dalam pembicaraan yang diadakan di Islamabad awal bulan ini dan menghargai keputusan Teheran untuk mengirim Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi untuk diskusi lebih lanjut, termasuk pertemuan dengan pimpinan Pakistan.

Perdana Menteri Pakistan juga menyoroti upaya diplomatiknya baru-baru ini kepada para pemimpin global, dengan mengatakan bahwa hal itu telah membantu membangun dukungan yang lebih luas untuk dialog berkelanjutan dan resolusi damai terhadap konflik yang sedang berlangsung.

Pezeshkian, pada gilirannya, berterima kasih kepada pimpinan Pakistan, termasuk Kepala Angkatan Darat Marsekal Lapangan Asim Munir dan Menteri Luar Negeri Ishaq Dar, atas peran mereka dalam memajukan upaya perdamaian. Ia menegaskan kembali keinginan Iran untuk stabilitas dan menyatakan keyakinannya akan terus menguatnya hubungan bilateral.

Kedua pemimpin sepakat untuk mempertahankan koordinasi yang erat, menggarisbawahi komitmen bersama mereka terhadap perdamaian dan kerja sama regional.

Sebelumnya, Sharif juga bertemu dengan Araghchi dan delegasinya di tengah upaya untuk menghidupkan kembali pembicaraan perdamaian yang terhenti antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik delapan minggu mereka.

Araghchi tiba di Pakistan pada Jumat (24/4) malam untuk pembicaraan yang menurut para pejabat dapat membuka jalan bagi putaran negosiasi kedua. Ia meninggalkan Islamabad setelah bertemu Sharif dan berangkat ke Muscat dan Moskow.

Putaran pertama diadakan di Islamabad dua minggu lalu tetapi gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik yang dimulai pada 28 Februari dan menyebar ke seluruh Timur Tengah. Pembicaraan tersebut menyusul gencatan senjata selama dua minggu yang ditengahi oleh Pakistan pada 8 April, yang kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore