
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara selama konferensi pers dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Gedung Putih di Washington (Reuters)
JawaPos.com – Pemerintah India mengecam pernyataan yang dikaitkan dengan Donald Trump terkait penyebutan negara tersebut sebagai “neraka”.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Jum'at (24/4), Pernyataan itu dinilai tidak pantas dan menyinggung hubungan diplomatik kedua negara. Reaksi keras disampaikan oleh pejabat resmi sebagai bentuk penolakan terhadap narasi tersebut.
Kementerian Luar Negeri India menyatakan bahwa komentar tersebut tidak berdasar dan tidak mencerminkan kenyataan. Juru bicara kementerian, Randhir Jaiswal, menegaskan bahwa pernyataan tersebut juga tidak sopan.
Jaiswal menambahkan bahwa hubungan India dan Amerika Serikat selama ini dibangun atas dasar saling menghormati.
Kontroversi ini bermula dari unggahan ulang yang dilakukan oleh Trump di platform media sosial miliknya. Pernyataan tersebut awalnya disampaikan oleh penyiar radio konservatif Michael Savage. Dalam komentarnya, Savage menyebut India sebagai salah satu “tempat mengerikan” di dunia.
Pemerintah India menilai bahwa penyebutan tersebut tidak dapat diterima dalam konteks hubungan internasional.
Pernyataan itu dianggap merusak citra negara dan berpotensi memicu kesalahpahaman publik. Oleh karena itu, India menyampaikan keberatan secara tegas terhadap komentar tersebut.
Kedutaan Besar Amerika Serikat di New Delhi memberikan klarifikasi terkait isu tersebut. Pihak kedutaan menyebut bahwa Trump sebelumnya pernah menyatakan India sebagai negara hebat. Mereka juga menekankan adanya hubungan personal yang baik antara Trump dan pemimpin India.
Reaksi juga datang dari partai oposisi utama India, yaitu Partai Kongres India. Partai tersebut menyebut komentar tersebut sebagai penghinaan serius terhadap bangsa India. Mereka mendesak Narendra Modi untuk menyampaikan protes langsung kepada Trump.
Data pemerintah menunjukkan bahwa jutaan warga keturunan India tinggal di Amerika Serikat. Komunitas ini menjadi salah satu kelompok diaspora terbesar di negara tersebut. Oleh sebab itu, pernyataan kontroversial tersebut dinilai juga berdampak pada warga keturunan India di luar negeri.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
