
Pasukan penjaga perdamaian UNIFIL dan tentara Angkatan Darat Lebanon berjaga di pos pemeriksaan di Naqoura, dekat perbatasan Lebanon-Israel di Lebanon Selatan (Al-Jazeera)
JawaPos.com – Seorang tentara Prancis yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL dilaporkan tewas dalam serangan di Lebanon Selatan.
Dilansir dari laman Al-Jazeera pada Minggu (19/4), insiden itu terjadi di tengah situasi keamanan yang masih rapuh. Serangan ini juga menyebabkan tiga personel lainnya mengalami luka-luka.
Menurut laporan UNIFIL, serangan terjadi di wilayah Ghandouriyeh. Dua dari tiga korban luka dilaporkan dalam kondisi serius. Pihak UNIFIL menyebut serangan diduga dilakukan oleh aktor non-negara.
Penilaian awal mengarah pada dugaan keterlibatan kelompok Hizbullah. Namun, kelompok tersebut membantah keterlibatannya. Mereka juga meminta agar semua pihak menahan diri dalam menarik kesimpulan.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengutuk keras serangan tersebut. Ia menyebut tindakan itu sebagai serangan yang tidak dapat diterima. Macron juga mendesak pemerintah Lebanon untuk segera mengambil tindakan.
Menteri Angkatan Bersenjata Prancis menyatakan bahwa serangan terjadi saat patroli menjalankan misi. Patroli itu bertujuan membuka akses menuju pos UNIFIL yang terisolasi. Tentara yang tewas dilaporkan terkena tembakan langsung.
Pemerintah Lebanon turut mengutuk insiden serangan dan segera membuka penyelidikan. Presiden Lebanon juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Langkah ini diambil untuk mengungkap pelaku di balik serangan.
Adapun insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah gencatan senjata diumumkan. Gencatan tersebut bertujuan meredakan konflik antara pihak-pihak yang bertikai di kawasan. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa situasi masih belum stabil.
Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian kembali menimbulkan kekhawatiran global. Perserikatan Bangsa-Bangsa sebelumnya telah mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap personel mereka. Insiden ini menegaskan risiko tinggi yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
